Beritasumut.com-Kepala Bidang Data dan Informasi Wilayah I Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Syahnan mengungkapkan, cuaca di Provinsi Sumut hingga akhir Juli nanti bakal terus menghadapi musim kemarau basah (cuaca panas dan hujan). Terkait cuaca tersebut, dokter spesialis penyakit tropik dan infeksi DR Dr Umar Zein DTM&H Sp PD KPTI menyarankan, agar mewaspadai Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Sebab, menurut dia, situasi tersebut dapat memicu menjangkitnya penyakit ini."Terutama ISPA. Dalam cuaca panas dan hujan, tubuh akan sangat mudah terserang penyakit ini," sebutnya. Hal ini sebut dia, dikarenakan kemarau basah dapat mempengaruhi debu ke udara, sehingga mudah terhirup kesaluran tenggorokan. Karenanya, keluhan terhadapnya pun, sangat mungkin meningkat. Untuk itu, Umar Zein menyarankan, supaya sebisa mungkin untuk mengindari aktifitas di luar rumah. Tetapi bilapun terpaksa, jangan sampai terkespose oleh debu secara langsung ataupun menggunakan masker. "Selain ISPA, kemarau basah ini juga identik dengan kemungkinan menjangkitnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Karena akan dengan mudah memicu terciptanya kontainer air, sebagai sarang perkembangan nyamuk," pungkasnya.(BS07)