BKKBN Sosialisasi Agenda Puncak Peringatan Harganas dan Program Kampung KB

Herman - Rabu, 14 Juni 2017 14:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir062017/2776_BKKBN-Sosialisasi-Agenda-Puncak-Peringatan-Harganas-dan-Program-Kampung-KB.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melalui Badan Komunikasi Hubungan Kemasyarakatan (Bakohumas) menyelenggarakan forum tematik yang diselenggarakan di Aula Serbaguna BKKBN, Jakarta, Rabu (14/06/2017).

 

Deputi Bidang Keluarga Sejahtera/Pemberdayaan Keluarga, Ambar Rahayu, dalam paparannya menyampaikan bahwa Hari Keluarga Nasional (Harganas) akan dipusatkan di Lampung, 15 Juli 2017. Ia menambahkan bahwa tujuan dilaksanakannya Harganas yakni meningkatnya peran serta pemerintah pusat dan daerah tentang pentingnya keluarga.

 

“Kita bisa memanfaatkan momentum bersama keluarga melalui beberapa momen, yakni pertama Keluarga Berkumpul dengan meluangkan waktu bersama. Kedua, Keluarga Berinteraksi yakni antar anggota keluarga bercengkrama tanpa ada gadget yang jadi penghalang. Ketiga, Keluarga Berdaya mendorong keluarga mandiri. Keempat, Keluarga Peduli dan berbagi yakni saling menolong dengan sesama,” jelas Ambar.

 

Lebih lanjut, Ambar menjelaskan rangkaian Hari Keluarga Nasional baik sebelum maupun saat puncak pelaksanaan Harganas di lampung. “Rangkaian agenda sebelum puncak yakni sosialisasi melalui media sosial, seminar, maupun sosialisasi di kalangan remaja,” jelas Ambar yang menyampaikan paparan dengan video conference," pungkasnya seperti dilansir setkab.go.id.

 

Sementara itu, Direktur Bina Lini Lapangan Sukaryo Teguh Santoso menyampaikan bahwa Presiden memanggil BKKBN untuk menyusun strategi agar penambahan penduduk dapat dikontrol dan bersinergi dengan sektor lain. Ia menambahkan program tersebut dapat menjadi ikon yakni Kampung KB.

 

“Program Kampung KB dicanangkan oleh Presiden Jokowi di Cirebon, 16 Januari 2016. Kampung KB merupakan satuan wilayah setingkat dusun/RW dengan kriteria tertentu,” jelas Sukaryo.

 

Ide Kampung KB, lanjut Sukaryo, untuk menggelorakan kembali Program KB dan mendekatkan pelayanan KKBPK kepada keluarga.

 

Kriteria pembentukan Kampung KB, tambah Sukaryo, jumlah keluarga pra sejahtera di atas rata-rata tingkat desa dimana kampung tersebut berada dan jumlah peserta KB di bawah rata-rata pencapaian peserta KB dimana lokasi tersebut.(BS01)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Pertamina Sumbagut Gandeng BKKBN Dukung Pembangunan Keluarga dan Kesejahteraan Pekerja

Kesehatan

Pemko Sibolga Dukung Penuh Program GENTING dari BKKBN RI

Kesehatan

Pemko Binjai Terima Penghargaan dari BKKBN Sumut

Kesehatan

Sukses Turunkan Stunting. Pemko Pematangsiantar Raih Penghargaan dari BKKBN

Kesehatan

Peringatan Harganas ke-30, Kota Pematang Siantar Terima Penghargaan Kota Terbaik Pencapaian KB

Kesehatan

Pj Ketua PKK Sumut Buka Sosialisasi Program Bangga Kencana