Beritasumut.com-Kepala Sub Bagian Humas Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Masahadat Ginting menyebutkan hingga April 2017, pihaknya merawat sebanyak 59 pasien lupus. Jumlah itu terdiri dari pasien rawat jalan dan juga rawat inap. Pasien penderita lupus yang menjalani rawat inap di RS milik Kemenkes itu ada sebanyak 16 orang, yakni 1 pasien laki-laki dan 15 perempuan.Sedangkan untuk yang rawat jalan ada 43 orang, terdiri dari 2 laki-laki dan 41 orang perempuan. Namun, lanjut Masahadat, dibandingkan dengan data dari Januari hingga Desember 2016 jumlahnya mencapai 134 orang. "Angka itu terdiri dari 17 laki-laki dan 117 perempuan. Sedangkan rawat inap mencapai 77 orang, yang terbagi menjadi empat orang laki-laki dan 73 orang perempuan," ungkap Masahadat kepada wartawan, Selasa (09/05/2017). Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Usma Polita Nasution mengaku jika untuk kasus lupus di Medan jumlahnya belum terdata. Hingga saat ini, tidak ada data kasus lupus yang ditangani dinas tersebut."Setahu saya lupus penyakit autoimun. Gejalanya terjadi ruam kulit dan kelelahan peradangan ginjal. Penyakit lupus memang tidak menular tetapi berbahaya," tegasnya. (BS03)