Tahun 2017, Sebanyak 20 Puskesmas di Kota Medan Bakal Diakreditasi

- Jumat, 05 Mei 2017 06:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir052017/5413_Tahun-2017--Sebanyak-20-Puskesmas-di-Kota-Medan-Bakal-Diakreditasi.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Pada tahun 2017 ini, sebanyak 20 Puskesmas bakal dilakukan akreditasi. Sebelumnya, data dari Dinas Kesehatan Kota Medan, bahwa dari 39 Puskesmas yang ada di Kota Medan, baru dua Puskesmas saja yang sudah terakreditasi, yakni Puskesmas Padang Bulan serta Puskesmas Teladan. 

 

"Saat ini baru dua Puskesmas. Tapi tahun ini, 20 Puskesmas lainnya akan diakreditasi," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, drg Usma Polita Nasution kepada wartawan, Kamis (04/05/2017).

 

Ke-20 Puskesmas tersebut adalah Puskesmas Medan Deli, Belawan, Bromo, Medan Denai, Medan Area Selatan, Sukaramai, Kotamatsum, Pulobrayan, Glugur Kota, Simalingkar, Johor, Polonia, Sentosa Baru, Sering, Bestari, Helvetia, Amplas, Tegalsari, Darussalam, dan Selayang."Harapannya, pada tahun ini sudah 22 Puskesmas di Medan yang sudah diakreditasi," jelasnya.

 

Akreditasi, lanjut Usma, diukur dari pelayanan, salah satunya keramahtamahan. Ada standar operasional prosedur, kemampuan pemberi pelayanan, sarana prasarana, standar pelayanan minimal dan hal-hal variabel yang harus dipenuhi.

 

Selama ini, akreditasi puskesmas terkendala beberapa faktor, salah satunya masalah sumber daya manusia (SDM). Sebelumnya, para pegawai bekerja tetapi tidak tertuang di dalam dokumen. Sekarang, SDM merasa pelayanan perlu terukur."Sekarang akan kita lihat kompetensi SDM di puskesmas. Misalnta, bidan, apoteker dan perawat harus sesuai dengan kompetensinya. Ada dokumentasi dan evaluasi. Sekarang pegawai puskesmas harus ramah," jelasnya.

 

Usma menyampaikan, ada tim pendamping untuk penilaian dalam proses akreditasi 20 puskesmas tersebut. Mulai saat ini, pegawai puskesmas harus menjaga komitmen internal dan eksternal."Akreditasi ini tujuannya membuat kepercayaan pada masyarakat. Selama ini, kita sudah berikan pelayanan tetapi belum ada variabel penilai," terangnya.

 

Sementara itu, pelaksana harian Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Medan, Sondang menambahkan, kemungkinan akreditasi pada Agustus atau September. Tim akreditasi didatangkan dari Kementerian Kesehatan."Ada tiga tim untuk 20 puskesmas yang diakreditasi ini. Satu pendamping idealnya dua puskesmas," sebutnya.

 

Ia mengungkapkan, ada Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp1,6 miliar untuk surveyor 20 puskesmas. Ada banyak hal yang diproses dalam akreditasi, di antaranya 776 elemen penilaian."Honor tim pendamping akreditasi diambil dari APBD. Kebutuhan puskesmas berbeda-beda tergantung kondisi puskesmas," pungkasnya.(BS03)

 


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Wakil Walikota Medan Tinjau Puskesmas Pembantu Balam

Kesehatan

Walikota Medan Bersama Pj Gubsu Launching Pemeriksaan Kesehatan Gratis di UPT Puskesmas PB Selayang II

Kesehatan

Dinkes Medan Akan Tindak Tegas Puskesmas "Main Mata" dengan RS Swasta

Kesehatan

Semua Puskesmas di Medan Telah Selenggarakan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer

Kesehatan

Pegawai Dinas Kesehatan Medan Rayakan Natal dengan Khidmat dan Penuh Sukacita

Kesehatan

Target Dinas Kesehatan, Sumut UHC 100% Paling Lama 2026