Beritasumut.com-Menteri Kesehatan RI Prof. Nila Djuwita F Moeloek, mencanangkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Provinsi Sumatera Utara di Aula Martabe Kantor Gubsu, Kamis (04/05/2017). “Germas lahir karena melihat pembangunan kesehatan pada hakekatnya adalah upaya yang dilakukan oleh seluruh masyarakat tidak hanya dilakukan oleh pemerintah,” ujarnya. Menurut Menkes, Permasalahan kesehatan yang timbul saat ini merupakan akibat dari perilaku hidup yang tidak sehat, ditambah lagi dengan sanitasi lingkungan serta ketersediaan air bersih yang masih kurang memadai di beberapa tempat. Menkes juga menyampaikan bahwa saat ini, Indonesia tengah menghadapi tantangan serius berupa beban ganda penyakit. Perubahan gaya hidup masyarakat ditengarai menjadi salah satu penyebab terjadinya pergeseran pola penyakit dari penyakit menular, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), Tuberkulosis (TBC), dan Diare menjadi penyakit tidak menular (PTM), seperti Stroke, Jantung, dan Kencing manis. Dijelaskannya sesuai dengan program prioritas pembangunan kesehatan 2015-2019 dilaksanakan melalui program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga, dengan mengacu kepada 12 indikator utama status kesehatan keluarga. Ke-12 indikaror tersebut adalah keluarga yang mengikuti program Keluarga Berencana (KB), ibu yang melakukan persalinan di fasilitas kesehatan, bayi yang mendapatkan imunisasi dasar lengkap, bayi mendapatkan air susu ibu ASI eksklusif, dan balita mendapatkan pemantauan pertumbuhan. Selain itu, penderita turbeculosis paru mendapat pengobatan sesuai standar, penderita hipertensi melakukan pengobatan teratur, penderita gangguan jiwa mendapatkan pengobatan dan tidak terlantarkan, anggota keluarga tidak ada yang merokok, keluarga sudah menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), keluarga mempunyai akses sarana air bersih, dan keluarga menggunakan jamban sehat. Sementara itu, Wakil Gubernur Sumutp Hj Nurhajizah Marpaung mengatakan bahwa kesehatan adalah isu yang sangat penting dan strategis. Untuk meningkatkan kesehatan masyarakat tidak cukup dengan alokasi anggaran yang tinggi. Tetapi dibutuhkan kesungguhan dari berbagai pihak terutama keterlibatan dari masyarakat. Lebih lanjut, Wagub mengatakan dengan mengkonsumsi makanan sehat merupakan salah satu cara sederhana untuk hidup sehat. Selain itu, perlunya mengubah persepsi bahwa makanan lokal adalah makanan yang tidak bergizi menjadi makanan yang justeru bergizi tinggi, juga menjadi cara lain yang cukup efektif. Serangkaian dengan kegiatan pencanangan Germas dilakukan pula penandatanganan MoU antara Litbangkes Kementerian Kesehatan RI dengan Wakil Gubernur, penelitian dan pengembangan kesehatan di Provinsi Sumut. Selain itu turut digelar pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat.(BS03)