Beritasumut.com-Kepala Seksi Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Sumut, dr Yulia Maryani MKes mengungkapkan, dengan adanya program pendidik sebaya (peer educator) untuk penyakit Tuberkulosis (TB), diharapkan pada tahun 2030 TB di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sudah bisa teratasi. "Peer educator ini kita ambil dari 25 kabupaten/kota di Sumut. Mereka lebih gampang berkomunikasi dengan bahasa daerahnya masing-masing. Jadi informasi yang disampaikan lebih jelas. Diharapkan, pada 2030 TB di Sumut sudah bisa teratasi," ujar dr Yulia kepada wartawan di kantornya, Rabu (26/04/2017). Yulia mengatakan, pendidik sebaya berperan mengedukasi masyarakat agar mengetahui pencegahan, pengobatan dan eliminasi TB. Mereka memberikan penyuluhan dan berbagi mengenai bahaya penyakit TB, perasaan penderita dan lingkungan sekitar yang sering mengucilkan orang dengan penyakit TB."Manfaat pendidik sebaya besar sekali dan terlibat langsung dalam berbagi informasi. Mereka bisa menyampaikan bagaimana rasanya minum obat dan merasakan efek samping," jelasnya. Menurutnya, pendidik sebaya mampu meyakinkan penderita TB lainnya agar tidak terpuruk dalam menghadapi penyakit menular ini. Mereka memberikan semangat produktif dan terus bekerja agar orang dengan penyakit TB dapat tetap membantu orang lain. Cara ini sambung dia, diyakini mampu membuat orang termotivasi dalam pengobatan TB. Program ini juga bertujuan mengubah stigma masyarakat untuk tidak mendiskriminasi penderita TB. "Peer educator membawa manfaat bagi orang lain. Mereka tidak seburuk yang dibayangkan orang. Jangan karena penularannya langsung dikucilkan. Dinas Kesehatan memprogram dan memfasilitasi," terang Yulia. (BS03)