Tim Dokter Belum Bisa Pastikan Jadwal Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam

Herman - Senin, 03 April 2017 22:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042017/753_Tim-Dokter-Belum-Bisa-Pastikan-Jadwal-Operasi-Pemisahan-Bayi-Kembar-Siam.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Hingga saat ini, kedua bayi kembar siam asal Kisaran dan Binjai masih terus mendapatkan perawatan yang intensif dari Rumah Saya Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan. Meski begitu, tim dokter yang menangani kedua bayi kembar siam tersebut mengakui bahwa pihaknya masih belum bisa memastikan kapan jadwal operasi pemisahan akan diambil mereka.

 

"Tim dokter sampai saat ini belum memutuskan kapan waktu operasi pemisahan dilakukan," ungkap Sekretaris tim dokter yang menangani kedua pasang bayi kembar siam, dr Rizky Adriansyah SpA(K) kepada wartawan, di Medan, Senin (03/04/2017).

 

Rizky menjelaskan, operasi kemungkinan baru bisa dilakukan saat bayi berusia tiga bulan, enam bulan atau malah satu tahun. Sejauh ini, tim dokter belum menemukan kata sepakat dalam pengambilan waktu operasi pemisahan tersebut. "Yang terpenting saat ini adalah nutrisi dan perawatan bayi," katanya.

 

Begitupun, lanjut Rizky, kondisi kedua pasang bayi kembar siam itu dalam kondisi yang stabil. Sejauh ini, ia mengaku pihaknya belum menemukan kendala berarti bagi kondisi medis kedua bayi.

 

"Sampai saat ini, semuanya berjalan sesuai standar pelayanan di RSUP Haji Adam Malik," tegasnya.

 

Sebelumnya, Rizky juga mengatakan, operasi pemisahan hanya akan dilakukan pada bayi kembar siam asal Kisaran berjenis kelamin perempuan yang mengalami perlengketan dibagian dadanya. Sementara, bagi bayi kembar siam asal Binjai berjenis kelamin laki-laki, dengan kepala dua, operasi pemisahan ini tidak akan dilakukan.

 

Namun, untuk bayi kembar Siam berjenis kelamin laki-laki ini, pihak RSUP Haji Adam Malik sudah melakukan operasi pembuatan anus. Sampai saat ini, Rizky menyebutkan, bayi tersebut juga masih tetap menggunakan infus.(BS07)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Pemisahan Bayi Kembar Siam Brian dan Drian Berhasil Dilakukan

Kesehatan

Bayi Kembar Siam Hasan-Husin Meninggal Dunia

Kesehatan

Bayi Kembar Siam di RSUPHAM, Orangtua Masih Kesulitan Cari Pendonor ASI

Kesehatan

Bayi Kembar Siam Butuh Donor ASI

Kesehatan

Bayi Kembar Siam Lahir di Rumah Sakit Adam Malik Medan

Kesehatan

Bayi Kembar Siam Ratih dan Ririn Kemungkinan Tidak Dipisah