Beritasumut.com-Penanggulangan penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Tuberkulosis (TB) yang dilakukan pemerintah, hingga saat ini sebatas pada pengobatan.Padahal, kedua penyakit tersebut perlu komitmen yang lebih dari pemerintah dalam hal upaya penanggulangannya yang lebih serius. "Memang pemerintah sudah memberikan perhatian kepada kedua penyakit itu. Tapi sekarang masih fokus pada pengobatan saja," ujar Ketua Jaringan Kesehatan Masyarakat (JKM) Sumatera Utara (Sumut) dr Delyuzar, Selasa (07/03/2017). Delyuzar menjelaskan, dukungan khususnya dari segi dana oleh pemerintah sejauh ini masih minim dilakukan. Seperti halnya pada HIV, terkadang dana yang diberikan cukup, namun terkadang tidak ada sama sekali.Begitupun pada TB, kata Delyuzar dana itu masih rendah. Sehingga kinerja kader TB dalam upaya penanggulangan penyakit tersebut tidak dapat berlangsung secara maksimal."Jadi yang diperlukan saat ini adalah adanya komitmen dari pemerintah tentang dana itu," terangnya. Dalam penanggulangan penyakit HIV dan TB, di samping penggunaan obat yang diharuskan rutin, Delyuzar menyebutkan, turut dibutuhkan upaya pendampingan dan juga penemuan terhadap kasusnya. Kedua hal ini, tentunya akan dapat berjalan efektif, bila tersedia anggaran."Paling tidak untuk transportasi pasien dalam berobat," sebutnya. Memang, lanjut Delyuzar, minimnya dana penanggulangan kedua penyakit tersebut masih bisa ditanggulangi karena masih adanya dana yang diperoleh dari luar negeri. Namun, ia berharap pemerintah juga harus dapat mempersiapkan diri apabila suatu saat nanti, dana yang dikucurkan dari luar negeri itu dihentikan. "Dengan adanya dana, maka program temuan kasus akan dapat ditingkatkan. Memang walaupun sekarang tidak bisa dibilang jumlah penderita HIV dan TB yang tidak diketahui relatif menurun, tetapi bisa dibilang masih cukup banyak diluar," pungkasnya.(BS03)