Beritasumut.com-Sejak tahun 2015 hingga 2016 lalu, kesadaran masyarakat dalam mendonorkan darahnya di Kota Medan meningkat.Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (UTD PMI) Kota Medan mencatat kenaikan jumlah pendonor sebanyak 15.061 jiwa atau 15.061 kantong darah. Di tahun 2015, jumlah darah yang tercatat sebanyak sebanyak 38.086 kantong. Sedangkan pada tahun 2016, jumlahnya naik sebanyak 53.147 kantong darah."Kalau permintaan darah di 2015 ada sebanyak 36.969 kantong, dan di 2016 sebanyak 44.815 kantong. Jumlah itu sudah termasuk jumlah per golongan darah yakni A, AB, B dan O," ujar Wakil Direktur UTD PMI Medan, Hanin Dito kepada wartawan, Jumat (20/01/2017). Untuk jumlah kantong darah yang masuk pada 2015, kata Hanin, tertinggi berada di bulan Desember sebanyak 4.238 kantong dan permintaan darah yang tertinggi di bulan Oktober sebanyak 3.900 kantong."Darah yang masuk pada 2016 ada di Oktober sebanyak 5.902 kantong dan darah yang keluar di November sebanyak 5.567 kantong," sebutnya. Hanin menambahkan, jumlah kantong darah di tahun 2017 ini akan terus bertambah karena pihaknya terus mensosialisasikan manfaat donor darah bagi diri sendiri. Seperti kesehatan tensi, HIV, Hepatitis B dan C dan sifilis terkontrol setiap bulan, menjadi lebih sehat karena darah terganti secara teratur, menghilangkan pegal dan kaku di pundak. Manfaat lain, tambah Hanin, yakni memperlancar peredaran darah dalam tubuh, memperoleh rasa segar dan hilangnya rasa berat dan pening di kepala yang disebabkan oleh kekentalan darah. Selain itu, mengurangi resiko hipertensi, penyakit jantung, stroke dan kolestrol serta menurunkan berat badan.(BS03)