Medan Berpotensi Jadi Percepatan Penyebaran Virus HIV/AIDS

Herman - Jumat, 02 Desember 2016 12:16 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir122016/3232_Medan-Berpotensi-Jadi-Percepatan-Penyebaran-Virus-HIV-AIDS.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

Beritasumut.com-Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi diwakili Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Marah Husin Lubis SH menghadiri peringatan hari AIDS sedunia tingkat Kota Medan, di Lapangan Pertiwi, Jalan Bilal, Kecamatan Medan Barat, Kamis (01/12/2016).Peringatan hari AIDS sedunia ini turut dihadiri pula oleh Wakil Ketua TP PKK Kota Medan Nurul Khairani Lubis, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan kelas I Medan DR Jefri Sitorus MKes, Kepala Kantor Kesehatan Lantamal I Belawan Letkol Laut Rinaldi, serta sejumlah pimpinan SKPD di jajaran Pemko Medan.Dalam sambutan Walikota Medan yang dibacakan Marah Husin Lubis, mengatakan, masalah HIV dan AIDS  merupakan masalah global, bahkan sindrom bagi setiap orang, sebab sangat banyak kelompok masyarakat yang rentan dan potensial baik langsung maupun tidak langsung, dapat terjangkit penyakit yang menakutkan ini.Sebagai ibu kota Provinsi, lanjut Marah Husin, Kota Medan mungkin berpotensi sebagai salah satu yang dapat mempercepat penyebaran HIV dan AIDS. Virus ini mewabah bukan saja pada kelompok masyarakat yang menyimpang, tetapi juga bisa pada bayi, remaja perempuan, bahkan pada petugas kesehatan dan orang-orang pada umumnya. Orang ya mengidap penyakit ini, tidak sepenuhnya dapat diterima dengan mudah dalam masyarakat. Kerap kali didapati adanya perlakuan diskriminatif, stigma negatif, bahkan dikucilkan dalam pergaulan sehari-hari."Kondisi seperti ini disebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap penyakit ini, masyarakat beranggapan penyakit ini didapat dari perbuatan yang kurang bermoral, sekaligus dapat menular kepada orang lain," ujarnya.Untuk itulah, melalui peringatan hari AIDS sedunia ini, Marahusin mengajak masyarakat kota Medan untuk meningkatkan kesadaran terhadap ancaman bahaya yang serius ini. Pemahaman tentang seluk-beluk HIV/AIDS harus dilakukan secara merata ke segenap lapisan masyarakat."Kampanye pencegahannya dan penanggulangannya harus dilakukan secara terus menerus, dilakukan dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh masyarakat awam, sehingga semakin optimal," ungkapnya.Sebelumnya, Kabag Administrasi Kesejahteraan Rakyat Kota Medan Drs Ahmad Raja Nasution MSP, dalam laporannya mengatakan peringatan hari AIDS sedunia tingkat kota Medan ini dilaksakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman, kepedulian dan komitmen seluruh Dinas/instansi/lembaga dan sektor terkait serta masyarakat tentang bahaya dari virus HIV/AIDS demi menekan laju penularan HIV/AIDS di Kota Medan.(BS07) 


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Ada 9.878 Kasus HIV AIDS di Medan, 5.813 Orang Jalani Pengobatan dengan ARV

Kesehatan

Jumlah Pasien Pengidap HIV di Rumah Sakit Pirngadi Medan Meningkat

Kesehatan

Pembekalan HIV/AIDS untuk KRI Diponogoro-365

Kesehatan

Kasus HIV/AIDS di Sumut Meningkat Signifikan

Kesehatan

Sebanyak 208 Layanan Perwatan Dukungan dan Pengobatan HIV Siap Layani ARV

Kesehatan

Cegah Infeksi Menular Seksual dan HIV/AIDS, Puskesmas Padang Bulan Luncurkan Genit Manis