Beritasumut.com-Akibat buruknya sistem saluran pembuangan air (drainase), serta menumpuknya berbagai sampah di saluran yang berada di Pasar II Jalan Samanhuddi, Kelurahan Tanah Merah, Binjai Selatan, dua warga setempat terkena penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD). Hal ini dikatakan Erjan Ginting (35), warga setempat yang dua anggota keluarganya telah terjangkit DBD, Senin (31/10/2016). Erjan mengatakan, DBD yang menyerang keluargannya penyebabnya dari gigitan nyamuk yang banyak berkembang biak di sepanjang saluran drainase. "Nyamuknya ganas dari tumpukan sampah itu. Tiap hari terus menumpuk di saluran air di depan rumah. Padahal sudah kita telah bersihkan berulang kali, tapi tetap saja ada yang membuang sampah di sana, ungkap Erjan. “Saya menduga, sampah itu menumpuk karena kebiasan buruk masyarakat yang selalu membuang limbah rumah tangga ke saluran drainase. Selain itu, sistem saluran drainasenya juga sudah tak lancar lagi, karena sampah yang membusuk dan terus menumpuk di sana," sambungnya, seraya menambahkan kalau buruknya saluran drainase juga akibat kelalaian pemerintah kota yang kurang memperhatikan kondisi drainase di Kota Binjai. "Padahal drainase dibangun untuk mengalirkan air hujan agar tidak banjir, namun saat ini seakan terjadi pembiaran,“ katanya, Erjan menilai, apabila drainase mampet ini terus dibiarkan, bisa-bisa menjadi sarang berbagai penyakit. Dia berharap, kasus drainase buruk dan kebersihan lingkungan bisa menjadi tanggung jawab warga dan Pemko Binjai. “Karena kalau tak digerakkan pemerintah, kesadaran warga akan lingkungan ini sangat sepele. Saya pun berharap Pemerintah Kota juga jangan ikut-ikutan sepele,” tutupnya. (BS08)