Beritasumut.com-Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Sumut yang selama ini peduli terhadap penyakit Tuberculosis (TB), membentuk wadah bersama berupa Forum Peduli TB (FORPEDTB-SU) di Aula Dinas Kesehatan Sumut, Senin (24/10/2016). "Meski sudah banyak LSM yang peduli terhadap TB, akan tetapi tidak memiliki wadah bersama.Oleh karena itu, melalui FORPEDTB-SU bisa menjadi wadah kita bersama, dan kita siap memfasilitasinya. Makanya kita meningkatkan kordinasi dan komunikasi bersama-sama menanggulangi TB. Apalagi kita selama ini cukup peduli dengan TB," ungkap Kepala Bidang Penanggulangan Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan Sumut, NG Hikmed. Lebih lanjut, Hikmed menjelaskan, sebagian besar penderita TB berasal dari kelompok masyarakat usia produktif dan dari lapisan sosial ekonomi lemah. Bahkan, Indonesia sendiri kata dia, merupakan salah satu negara dengan jumlah TB ke-2 terbesar di dunia setelah India sesuai dengan laporan WHO tahun 2015. Sesuai data WHO tersebut, lanjut Hikmet, diperkirakan Indonesia menyumbang 10% kasus TB dunia. Sementara terkait mengenai strategi pengendalian TB global pasca 2015 bertujuan untuk menghentikan epidem global TB pada tahun 2035 yang ditandai dengan penurunan angka kematian akibat TB sebesar 95% dari angka tahun 2015 serta penurunan angka insidensi TB sebesar 90%. Ketua FORPEDTB-SU, Syarifa menyampaikan, pembentukan forum ini sebagai bentuk kepedulian terhadap penderita TB. Pasalnya, sampai saat ini penderitanya dinilai masih cukup banyak."Di sini kita akan duduk bersama dalam menanggulangi TB. Terkait program yang dibentuk tentu kita akan bicarakan nanti. Karena selama ini LSM yang bergabung sudah melakukan program penanggulangan TB," pungkasnya.(BS03)