Beritasumut.com-Perilaku seks bebas dapat mengakibatkan kehamilan menjadi sulit terjadi. Pasalnya, perilaku ini dapat menyebabkan suatu infeksi pada panggul ibu serta gangguan disaluran tuba, sehingga menyebabkan penyempitan yang dapat mengganggu terjadinya pembuahan.Hal tersebut dikatakan oleh Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan di Medan, dr Khairani Sukatendel SpOG. "Kalau saluran tuba meradang, bisa menyebabkan gangguan. Hal ini umumnya, bisa saja dikarenakan prilaku seks bebas,” ujarnya, Minggu (9/10/2016). Selain itu, perilaku tersebut juga dapat menyebabkan kehamilan bisa terjadi di luar rahim. Akibatnya terjadi pendarahan, sehingga harus dilakukan operasi untuk pengangkatannya."Kalau sudah terjadi, maka harus dibuang. Jadi hindarilah prilaku seks bebas tersebut," jelasnya. Khairani juga menerangkan, suatu kehamilan itu bisa tidak sampai terjadi, disebabkan oleh 40% nya karena laki-laki, 40% karena perempuan dan 20% nya lagi oleh faktor yang tidak diketahui. Pada lelaki sambung dia, disebabkan oleh spermatozoanya yang lemah, cacat, dan tidak aktif. Sedangkan pada perempuan dikarenakan adanya gangguan ovulasi, tidak adanya sel telur yang dibuahi, serta gangguan di tuba."Kesiapan rahim untuk kehamilan itu sangat penting. Ketebalannya harus cukup, supaya kehamilan bisa berlangsung," terangnya. Oleh karena itu, Khairani mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari prilaku seks bebas. Karena prilaku tersebut dinilai lebih banyak memberikan kerugian daripada manfaatnya, apalagi, perilaku tersebut menjadi salah satu penularan penyakit kelamin, termasuk penyakit HIV/AIDS."Kebiasaan merokok, minum alkohol, makanan tidak sehat juga turut menyebabkan seorang wanita sulit untuk mengandung. Begitu juga dengan obat-obatan tertentu, yang dapat menyebabkan infertilitas pada wanita," pungkasnya. (BS03)