Masyarakat Keluhkan Pelayanan BPJS Kesehatan Medan

- Selasa, 04 Oktober 2016 08:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102016/9088_Masyarakat-Keluhkan-Pelayanan-BPJS-Kesehatan-Medan-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Kantor BPJS Kesehatan.
Beritasumut.com-Sejumlah masyarakat mengaku kecewa dengan pelayanan di kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Jalan Karya, Medan. Pasalnya, banyak diantara mereka yang harus gigit jari karena untuk bisa menyampaikan keluhan harus antri cukup lama. Tiap hari, BPJS hanya membatasi 300 antrian. Parahnya, hanya ada dua orang petugas yang melayani masyarakat yang datang.

 

Marna, warga Medan Amplas mengaku heran dengan adanya pembatasan antrian tersebut. Apalagi, ia mengaku sudah datang sejak pagi hari. "Begitu sampai petugas sudah langsung menyampaikan nomor antrian sudah habis. Sebelumnya, saya baru melakukan pembayaran di loket resmi, tapi disuruh ke kantor BPJS karena ada tagihan lain. Tapi ketika saya datang, antrian sudah habis," keluhnya. 

 

Padahal, lanjut dia, masyarakat harus rela mengantri hingga 5 jam. Menurutnya, selaku pelayanan publik seharusnya BPJS bisa memberikan rasa kepuasan kepada warganya."Sudah minta tolong tadi, tapi tidak bisa juga. Alasan dibatasi sebanyak 300 orang," katanya.

 

Keluhan yang sama juga disampaikan, Ari Perdana, warga Medan lainnya. Ia mengaku sudah berusaha secepat mungkin untuk datang ke Kantor BPJS Kesehatan, namun, begitu sampai langsung ditolak oleh petugas karena antrian yang ditentukan sudah habis."Kita kesini bukan mau minta uang, mau bertanya mengenai adanya pembayaran yang tidak sesuai dengan iuran. Karena bingung makanya kesini, tapi bukan kejelasan yang diterima," ungkapnya.

 

Oleh karena itu, Ari berharap kedepan pelayanan BPJS Kesehatan bisa diperbaiki dengan baik. Kalau memang petugas minim menurut dia seharusnya ditambah."Keluhan peserta juga ditampung dengan baik. Karena, selaku pegawai swasta, cukup sulit untuk bolak-balik datang ke BPJS Kesehatan," jelasnya.

 

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Medan, Sudarto menyampaikan kondisi keluhan tersebut bukan rutin terjadi. Keramaian ini sebutnya berlangsung, sejak sebulan terakhir ini pasca adanya kebijakan pembayaran iuran harus satu keluarga. Sudarto membantah petugas yang ditempatkan hanya dua orang dan dilakukan pembatasan sebanyak 300 orang saja.

 

"Biasa petugas yang dua orang itu dibantu dengan petugas lain. Cuma tadi petugas lain itu masih menjalankan tugas di pelayanan lain. Kalau tadi ada pembatasan antrian 300 orang itu karena jaringan kita ada gangguan, jadi kalau ditampung semua takut tidak terlayani," pungkasnya.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Kepala Dinas Kesehatan Tegaskan Komitmen Pelayanan Pasca-libur Lebaran

Kesehatan

BPJS Kesehatan Pastikan Akses Layanan JKN Tetap Terbuka Selama Libur Lebaran

Kesehatan

Sidak RSUD Djoelham, Wawako Binjai Pastikan Semua Pelayanan Setara

Kesehatan

Wakil Walikota Medan Resmi Berkantor di Rumah Sakit Pirngadi

Kesehatan

Walikota Medan Tekankan Pentingnya Pelayanan Kesehatan yang Humanis

Kesehatan

Gubernur Sumut Gerak Cepat Beri Solusi Masalah Kesehatan di Nias Utara