Dinkes Sumut Imbau Jemaah Haji Waspada Virus MERS-CoV

- Senin, 19 September 2016 20:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092016/9746_Dinkes-Sumut-Imbau-Jemaah-Haji-Waspada-Virus-MERS-CoV.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Virus MERS-CoV
Beritasumut.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Utara (Sumut) mengimbau kepada jemaah haji asal Sumut yang telah menunaikan ibadahnya untuk memantau perkembangan kesehatannya. Hal ini guna mengantisipasi Virus Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV) masuk ke wilayah Sumatera Utara (Sumut). 

 

Dinkes menyarankan, apabila dua minggu setelah kepulangan merasakan gejala sakit seperti demam, batuk serta sesak nafas akut, diharapkan langsung berobat ke rumah sakit ataupun ke tempat pelayanan kesehatan terdekat dengan menggunakan kartu emergency kesehatan (health alert card) yang telah diberikan.

 

"Penyakit MERS-CoV adalah penyakit sindrom pernapasan yang disebabkan oleh virus Corona yang menyerang saluran pernapasan mulai dari yang ringan hingga berat. Gejalanya adalah demam, batuk dan sesak nafas, bersifat akut, biasanya pasien memiliki penyakit ko-morbid," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Sumut Agustama, Senin (19/09/2016).

 

Diakui Agustama, selain itu, pihaknya juga akan menyurati Rumah Sakit daerah se-Sumut agar lebih memperhatikan keluhan dan penyakit bila ada jemaah haji yang berobat. Begitu juga dengan Dinas Kesehatan se-kabupaten/kota agar mendata warganya yang telah pulang mengikuti haji dari Arab Saudi untuk memantau kesehatannya dua minggu ke depan.

 

"Akan kita surati ke Rumah Sakit daerah dan Dinas Kesehatan kabupaten/kota untuk memperhatikan perkembangan kesehatan jemaah haji yang telah sampai di daerahnya. Kalau rumah sakit daerah menduga jemaah haji terkena virus MERS-CoV, segera dirujuk ke RSUP H Adam Malik di Medan," tegasnya.

 

Agustama menjelaskan, virus MERS-CoV ini masih tergolong sebagai penyakit yang baru. Hingga kini, sebut dia, belum ada vaksin khusus yang dapat mencegah terjadinya penyakit ini.

 

"Meski begitu, pencegahan tetap dapat dilakukan dengan memperkuat imunitas tubuh. Sejauh ini, belum ada jemaah haji yang diduga terkena virus ini," ujarnya.

 

Diterangkannya, dalam pencegahannya, sebelum berangkat ke tanah suci atau berkunjung ke Timur Tengah serta tempat-tempat lain yang sudah terjangkit virus tersebut, kebugaran tubuh harus terjaga dengan asupan nutrisi dan istirahat yang cukup. Selain itu, cara lain yang dapat dilakukan untuk mencegah penularannya adalah, menggunakan masker dan menjaga sanitasi lingkungan tempat tinggal.

 

"Setidaknya, langkah-langkah pencegahan itu akan membantu tubuh kita menjalankan perannya dalam menangkal serangan virus," tandasnya.

 

Sementara itu, Kasubag Humas RSUP H Adam Malik, Sairi M Saragih mengatakan pihaknya siap menerima apabila ada pasien yang diduga terkena virus MERS-CoV tersebut. "Kita siap, baik dari segi fasilitas ruangan dan tim dokter yang ditugaskan untuk menanganinya," jelasnya. (BS03)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

PSMS vs PSPS Berakhir Imbang, Suporter Meraung di Stadion Utama Sumut

Kesehatan

Badan Legislasi DPR RI Kunjungi Kadin Sumatera Utara Bahas Penyusunan RUU Kadin

Kesehatan

Hari Pahlawan, PLN Dorong Guru SMK Jadi Pelopor Konversi Motor Listrik di Kota Medan

Kesehatan

Astindo Travel Fair 2025 Digelar di Medan, Wadah Strategis Bagi Pelaku Usaha Pariwisata

Kesehatan

Indosat Luncurkan Program CSR “Sampah Jadi Pulsa” di USU, Bangun Kesadaran Lingkungan Bersih dan Digitalisasi Kampus

Kesehatan

Dies Natalis USU ke-72, Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Harapkan USU Terus Lahirkan Generasi Unggul