Beritasumut.com-Joe (27) sebelumnya tak pernah terpikirkan jika operasi anaknya, Ferdinan bakal seperti sekarang ini. Bocah berusia 1 tahun 7 bulan ini merasakan sakit dan tak mau makan setelah dioperasi di Rumah Sakit (RS) Columbia Asia Medan. Joe menceritakan, anaknya menjalani operasi di RS yang terletak di Jalan Listrik Medan ini pada 17 Desember 2015 lalu. Namun, kain kasa yang digunakan sebagai pembersih saat operasi malah tertinggal di dalam perut anaknya. “Usai operasi anak saya tetap merasa sakit di perut dan tidak mau makan. Sehingga kami bawa ke RS Siloam pada 26 Mei 2016. Di situ kami sempat terkejut karena hasil rontgen yang dilakukan terlihat ada benda berbentuk kain yang tertinggal dalam perutnya. Sehingga harus dilakukan operasi untuk pengangkatannya," ujarnya, Selasa (06/09/2016). Karena dinilai adanya kelalaian dari Pihak RS Columbia Asia dalam menjalankan pelayanan kesehatan yang dianggapnya tidak sesuai dengan standar operasional, keluarga korban bersama LSM Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Sumatera Utara (Sumut) melaporkan kasus ini ke Polda Sumut. Bahkan, pihak LCKI bersama keluarga sudah melayangkan surat ke Direktur RS Columbia Asia untuk mempertanyakan ikhwal kelalaian dalam menjalankan tugas praktik dokter tersebut, sehingga kain kasa tertinggal di perut Ferdinan. “Kita sudah melayangkan surat ke RS Columbia Asia Medan untuk mempertanyakan hal tersebut, mencari tau kebenarannya. Tapi tidak direspon, masing masing tanggal 15 Juli 2016 dan 22 Juli 2016. Karena tidak ada itikad baik itu kita melaporkan kasus ini ke Polda Sumut 7 Agustus 2016,” kata Anto P selaku Desk I Kriminal LCKI Sumut.(BS04)