Antisipasi Virus Zika, Masyarakat Dihimbau Lakukan 3M Plus

Herman - Selasa, 06 September 2016 11:40 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092016/3130_Antisipasi-Virus-Zika--Masyarakat-Dihimbau-Lakukan-3M-Plus.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ilustrasi

Beritasumut.com-Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut) Agustama menegaskan, bahwasanya sejauh ini virus zika belum ditemukan di Provinsi ini. Meskipun begitu, segala langkah antisipasinya, kata dia terus dilakukan."Belum ada ditemukan virus zika disini (Sumut). Penyebarannya sejauh ini masih terus dipantau, khususnya di bandara," ungkapnya, Selasa (06/09/2016).Untuk itu, Agustama mengimbau kepada masyarakat, supaya dapat melaksanakan 3M plus dilingkungannya. Yakni menguras, menutup, dan mengubur potensi sarang nyamuk, serta plus mencegah gigitannya dengan menggunakan repelan, obat nyamuk, atau kelambu saat tidur juga menata ruangan agar menjadikan nyamuk tidak memiliki tempat bersembunyi."Vektor penyebaran virus zika ini kan sama dengan Demam Berdaraha Dengue (DBD). Jadi, antisipasi yang bisa dilakukan dimasyarakat, pencegahannya sama dengan DBD," jelasnya.Namun Agustama menyatakan, masyarakat jangan terlalu panik dengan kabar virus zika yang terjadi di Singapura belakangan ini. Karena sebetulnya, virus zika tidak sampai menyebabkan kematian bagi penderitanya."Tetapi memang, virus zika dapat menyebabkan microchepalus (pengecilan kepala). Itu yang harus diwaspadai," ujarnya.Selain itu, Agustama juga mengaku, Dinas Kesehatan Sumut tidak menyediakan anggaran untuk mengantisipasi penyebaran virus zika tersebut. Kegiatannya, ucap dia, hanya memanfaatkan apa yang sudah ada saja tersedia."Untuk anggarannya juga tidak ada. Karena itu tadi, virus zika kan tidak menyebabkan kematian. Jadi hanya memanfaatkan sarana yang sudah ada saja," tandasnya.Sebelumnya, praktisi kesehatan Sumatera Utara (Sumut), Dr dr Umar Zein, DTM&H, Sp.PD, KPTI menduga, virus zika ada terdapat di provinsi Sumut ini. Hal itu katanya, mengingat vektor penularnya adalah nyamuk aedes aeghipty.Bahkan, Menteri Kesehatan (Menkes), Nila F Moeloek sebutnya, sudah mengonfirmasi bahwasanya virus ini sudah masuk dan menjangkit suku anak dalam, di Jambi. Meski Menkes belum dapat memastikan berapa jumlah warga yang sudah terjangkit.(BS07)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Antisipasi Virus Mers Corona, Jemaah Haji Diperiksa Kesehatannya

Kesehatan

Antisipasi Zika, Dinkes Kota Medan Nilai Fooging Tak Perlu Dilakukan

Kesehatan

Terkait Virus Zika, Warga Medan Minta Pemerintah Lakukan Antisipasi

Kesehatan

Perpindahan Penduduk dan Gigitan Nyamuk Faktor Penyebar Virus Zika

Kesehatan

Pemerintah Harus Sosialisasikan Travel Warning untuk Cegah Virus Zika Masuk

Kesehatan

Dinkes Sumut Minta Semua Daerah Deteksi Dini Virus Zika