Beritasumut.com-Terkuaknya kasus kejahatan pembuatan vaksin palsu yang diketahui telah beroperasi dan beredar di berbagai rumah sakit dan fasilitas kesehatan Indonesia selama lebih dari 13 tahun cukup meresahkan warga. Untuk itu, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Medan, Irma Suryani mengungkapkan, sejauh ini vaksin palsu sama sekali masih belum ada ditemukan beredar di Kota Medan.
Irma mengakui, sejumlah upaya penelusuran sudah dilakukan oleh pihaknya, namun hasilnya hingga saat ini masih nihil.
"Hingga hari ini, nggak ada vaksin palsu di Medan. Sidak yang sudah dilakukan oleh tim dari Dinas Kesehatan di sejumlah fasilitas kesehatan dan rumah sakit, tidak ada ditemukan vaksin palsu itu," ungkapnya kepada wartawan, Selasa (19/07/2016).
Irma mengimbau agar masyarakat di Medan tidak perlu panik terkait isu vaksin palsu yang sedang berlangsung. Menurutnya, gejolak dari vaksin tersebut tidak begitu dirasakan di ibukota Provinsi Sumatera Utara ini.
"Masyarakat kita minta jangan panik. Soalnya gejolak vaksin palsu belum sampai di Medan," katanya. Lebih lanjut, Irma menjelaskan, droping vaksin untuk dikota Medan sebetulnya terbilang aman. Karena vaksin yang beredar di Medan resmi, berasal dari sumber yang jelas yakni Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Irma menegaskan setiap Rumah Sakit (RS) di Medan baik milik pemerintah maupun swasta, serta puskesmas dan klinik, drop vaksinnya berasal dari Dinas Kesehatan yang didapat dari Kemenkes tersebut.
"Vaksin itu banyak pengambilannya dari Dinas Kesehatan. Kita mendapatkannya dari Kemenkes melalui provinsi baru di drop ke puskesmas ataupun langsung mengambilnya ke Dinas," tandasnya. (BS02)