Apakah Lanskap Musik Indonesia Akan Berubah Pasca Covid-19?

- Sabtu, 03 April 2021 22:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042021/_4945_Apakah-Lanskap-Musik-Indonesia-Akan-Berubah-Pasca-Covid-19-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Industri musik di mana pun, termasuk di Indonesia, sangat terdampak oleh pandemi Covid-19. Resso, platform streaming musik sosial, meluncurkan inisiatif untuk diskusi berkala yang melibatkan pimpinan kunci di industri musik bertajuk Breakfast with Resso. Hari ini, Resso menjadi tuan rumah dalam perbincangan tentang 'Lanskap Musik Indonesia Ke Depan: Akan Seperti Apa Wujudnya?'Diskusi ini melibatkan beberapa tokoh dari berbagai bidang musik seperti Dewi Gontha, Mahavira Wisnu dan Christian Bong. Mewakili bagian artis hadir Andien, Febrian Nindyo - HiVi! dan Gede Robi Navicula dari Bali. Pemerhati musik dan penulis Frans Sartono dan Dwi As Setianingsih juga berpartisipasi dalam diskusi.

Baca Juga : Film “Kemarin”, Kisah Band Seventeen Bakal Tayang Eksklusif di Bioskop Online

Dipimpin oleh Adib Hidayat sebagai moderator, diskusi berlangsung hidup, dinamis dan sangat membuahkan hasil karena seluruh peserta dengan antusias menyumbangkan pandangan, pendapat, dan keahliannya berdasarkan pengalaman di bidangnya masing-masing.Beberapa hal yang dapat dicatat sebagai hasil awal dari diskusi ini para pelaku industri musik melakukan adaptasi di era disrupsi dan pandemi, kolaborasi -baik di dalam industri musik sendiri maupun antar industri-dengan menggelar beragam aktivitas melalui platform digital. [br] Kemudian musisi atau artis tetap berkarya, mereka tetap berkreasi, baik sendiri maupun berkolaborasi dengan musisi lain, dan produser maupun promotor tetap merilis lagu dari artisnya.Kemudian, pertunjukkan musik akan banyak mengalami adaptasi untuk menyesuaikan dengan penerapan standar Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability (CHSE) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.Dalam sambutannya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengapresiasi pandangan dan masukan dari para pelaku industri musik dengan latar belakang yang beragam, yang tentunya dapat dijadikan acuan dan referensi bagi pemerintah untuk menetapkan strategi dan langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam rangka peningkatan produktifitas para pelaku ekonomi kreatif.

Baca Juga : RessoVersary Satu Tahun di Indonesia, Resso Dukung Industri Musik dengan Coaching Clinic dan Forum Diskusi Bersama Musisi Tanah Air

Menurutnya, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga mendukung dan menghargai usaha yang dilakukan oleh Resso Indonesia sebagai aplikasi social music streaming untuk memfasilitasi adanya diskusi-diskusi diantara para pemangku kepentingan industri musik melalui kegiatan Breakfast with Resso, dan berharap hasil dari kegiatan ini dapat membuahkan pemikiran-pemikiran dan solusi yang baru, inovatif dan bermanfaat.

"Masukan dan hasil diskusi dari pelaku industri sangat berharga untuk membantu pemerintah dalam proses perumusan kebijakan-kebijakan strategis yang secara komprehensif dapat membantu proses pemulihan industri musik di Indonesia paska pandemi," ujar Sandiaga Uno dalam siaran persnya, Sabtu (03/04/2021).[br] Lebih jauh Sandiaga menjelaskan, banyak acara musik seperti festival, pertunjukkan langsung, tur konser, dan pemberian penghargaan yang telah dibatalkan atau ditunda sejak tahun lalu berdampak tidak saja pada para artis, tetapi juga sejumlah besar orang yang bekerja untuk even-even tersebut.

Seiring dengan menurunnya angka kasus Covid-19 di Indonesia, dan program vaksinasi yang tengah berjalan dengan baik, pembicaraan dan wacana di seputar penyelenggaraan pertunjukan dan event langsung seraya menerapkan kepatuhan dan protokol kesehatan yang ketat sudah dimulai. Ide ini tentunya disambut baik oleh para pelaku industri musik dan publik.Sementara itu, Christo Putra, Head of Music and Content, Resso Indonesia menambahkan, pandemi telah mempercepat transisi dan kebiasaan mendengar musik di platform digital.

“Kami bangga dan bersyukur dapat menyelenggarakan dialog konstruktif yang melibatkan pemangku kepentingan utama industri musik Indonesia ini. Resso percaya mereka yang memiliki peran, dampak, dan suara yang signifikan dalam industri kita memiliki peran penting dalam membangun kembali dan membentuk masa depan lanskap musik Indonesia paska pandemi. Sebagai aplikasi streaming musik, Resso berharap dapat bekerja lebih dekat dan memainkan peran yang lebih kuat dalam mendukung dan berkontribusi bagi kemajuan dan pertumbuhan industri musik Indonesia,” papar Christo Putra.(Rel)


Tag:

Berita Terkait

Hiburan

20 Ribu Penggemar Sheila On 7 Lepas Rindu, Sheilagank: Terima Kasih Sudah Mampir di Medan

Hiburan

Medan Jadi Kota Paling ‘Kencang’ Selama Tur Sheila On 7

Hiburan

Jumat Berkah, Bakti Musik Salurkan 200 Paket Sembako Kepada Warga Kurang Mampu

Hiburan

Peralatan Deteksi Covid-19 Dimanfaatkan untuk Tuberkulosis

Hiburan

Tiket Konser Sheila On 7 di Medan Ditambah, Mulai Dijual 9 September 2024

Hiburan

Kasus Covid-19 di Singapura Meningkat, Dua Kasus Aktif Dilaporkan di Sumut