Ijeck Hadiri Launching Film Selembar Itu Berarti

Herman - Minggu, 20 Mei 2018 20:21 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir052018/609_Ijeck-Hadiri-Launching-Film-Selembar-Itu-Berarti.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS03
Beritasumut.com-Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah, menghadiri acara peluncuran film berjudul Selembar Itu Berarti, di Merdeka Walk, Jalan Balai Kota, Medan, Sabtu (19/05/2018). Diketahui film tersebut adalah karya sineas lokal, yang awaki oleh lima anak muda kreatif Kota Medan.

 

Musa Rajekshah mengungkapkan film tersebut patut diapresiasi. Karena mulai dari kru hingga pemainnya berasal dari Sumatera Utara. Dengan mengambil tema pendidikan, ia berharap film tersebut bisa memberikan makna bagi seluruh masyarakat. 

 

"Semoga film ini juga bisa membuat pemerintah semakin memperhatikan masyarakat kita yang kurang mampu, tapi mempunyai semangat untuk dapat bersekolah," ujar pria yang akrab disapa Ijeck itu. 

 

Melihat karya dari sineas lokal seperi ini, Ijeck juga berharap nantinya ekonomi kreatif masyarakat harus berkembang. Ia mengungkapkan, perkembangan ekonomi kreatif merupakan salah satu program yang akan diperhatikannya. Nantinya, ia memiliki rencana untuk membangun sarana dan prasarana tempat berkumpulnya penggerak ekonomi kreatif. 

 

"Karena tanpa dukungan dari banyak pihak terutama pemerintah, perkembangannya akan sulit. Jika kita bersama membangunnya, maka akan lebih mudah mendapatkan kesuksesan," katanya. 

 

Berdasarkan keterangan sutradara Dedy Arliansyah Siregar, film yang dibuatnya ini mengusung tema pendidikan. Ia menjelaskan, film yang rampung tahun 2015 tersebut, memakan waktu pembuatan selama dua minggu. 

 

Ketika ditanya alasannya memilih tema tersebut, ia mengatakan dirinya ingin memberikan perhatian dan motivasi kepada setiap orang. Agar dengan kondisi apapun, pendidikan harus diperjuangkan. 

 

"Awalnya karena saya itu idealis, dan saya ingin film ini betul-betul ditonton oleh seluruh kalangan. Saya juga ingin buat film yang antimainstream," ujar Dedy.

 

Melalui film tersebut, ia juga berharap perhatian dari pemerintah khususnya pendidikan dapat merata. Karena seperti keadaan saat ini, ketimpangan dari segi apapun masih dirasakan oleh masyarakat.

 

Ia juga berharap kepada pemerintah daerah, untuk dapat memberikan perhatiannya kepada sineas-sineas lokal. Karena berdasarkan pengakuannya, seniman asal Sumut sangat banyak. Dan ia juga telah membuktikan bahwa karya sineas lokal patut diapresiasi, dengan berhasilnya film tersebut membawa pulang dua rekor MURI sebagai film paling banyak ditonton sebelum launching.

 

"Harapannya agar para sineas dapat didengar oleh pemerintah. Selain itu dukungan moral dengan datang saat kita ngadain acara. Terbukti kita dapat dua rekor MURI, pertama kategori sutradara dengan jabatan terbanyak, dan penonton terbanyak sebelum film tayang," ucapnya.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Hiburan

Polda Sumut Bongkar Scam Berkedok Nonton Film, Korban Dijanjikan Bonus

Hiburan

Film Indonesia Menguat di Panggung Internasional Sepanjang 2025

Hiburan

Walikota Pematangsiantar Saksikan Gala Premiere Film Siantar Hotel Berdarah

Hiburan

Negeri Para Ketua Siap Ditonton Besok

Hiburan

Teaser Film 'Believe-The Ultimate Battle' Pada Malam Penganugerahan Pemenang Military Short Movie Festival 2024

Hiburan

Ijeck Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pengarah Tim Pemenangan Bobby-Surya di Pilgub Sumut