Butet Kertaredjasa Persembahkan Lagu “Tuhan Kusimpan”, Dapat Apreasiasi dari Menteri Agama

- Rabu, 29 September 2021 21:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092021/_9854_Butet-Kertaredjasa-Persembahkan-Lagu--ldquo-Tuhan-Kusimpan-rdquo---Dapat-Apreasiasi-dari-Menteri-Agama.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas hari ini mencanangkan Pedukuhan Karanggede, Desa Pendowoharjo, di Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai Desa Sadar Kerukunan. Acara pencanangan yang digelar secara hybrid ini, dipusatkan di Pendopo Parasamya II Komplek Kantor Bupati Bantul. Salah satu hal yang menarik dalam pencanangan yang digelar dengan protokol kesehatan ketat ini adalah hadirnya budayawan Yogya, Butet Kertaredjasa.

Kehadirannya mendapat atensi dari Menag Yaqut Cholil Qoumas. Terlebih, Butet ternyata menulis lirik syair lagu berjudul “Tuhan Kusimpan” yang didendangkan dalam acara tersebut. “Kita membangun kerukunan bangsa Indonesia dari keragaman, agama, budaya yang ada. Makna lagu ini sangat luar biasa. Tuhan itu ada pada diri kita masing-masing. Dan menjadi pengawas, sekaligus inspirasi atas apa yang kita lakukan,” ungkap Menag usai mendengar lagu “Tuhan Kusimpan”, di Bantul, Rabu (29/09/2021).

Menurut Menag, saat ini kerap ditemui manusia yang mengatasnamakan Tuhan, tetapi melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan ajaran-Nya. Orang-orang ini berpandangan, bahwa apapun yang tidak sesuai agamanya itu salah, tidak benar, maka harus diperangi. “Banyak sekarang manusia lebih hebat dari Tuhan. Kemana-mana mengatasnamakan Tuhan, mempersekusi orang lain, mengatasnamakan Tuhan, melakukan kejahatan kepada orang lain atas nama agamanya,” katanya.

Baca Juga : Kongres Berkebaya Nasional 2021, Jadikan Kebaya Pemersatu Identitas Budaya Bangsa

Dia berharap, “Tuhan Kusimpan” karya Butet Kertaredjasa ini dapat menggugah hati masyarakat untuk lebih meresapi makna kehadiran Tuhan. “Sehingga ketika lagu ini didengarkan, direnungkan, diresapi, maka mereka akan tahu bahwa Tuhan itu ada pada diri masing-masing,” ungkap Gus Men, sapaan akrab Menag Yaqut.

“Semoga Mas Butet selalu diberi kesehatan, kekuatan untuk terus berkarya, memberi penyejuk hati kita dari syair-syair lagu ciptaannya,” tutur Menag yang disambut dengan senyuman Butet Kertaredjasa.

[br] Berikut lirik lagu “Tuhan Kusimpan” karya Butet Kertaredjasa:

Judul : Tuhan KusimpanLirik : Butet Kartaredjasa

Aku Ingi menyimpan TuhanDi lubuk yang terdalamKarena Dia malu terlihat sombongJuga pamer kebenaran

Reff :Aku ingin sembunyikan TuhanDi timbunan sampah kecongkakanSupaya swaraNya jadi bisik sunyiDi sepi abadi

Ya...aku ingin nyimpan TuhanSupaya udara tak kotor penuh jerit kebencianMimbar-mimbar siarkan ayat-ayatPenuh inspirasi kesejukan

Reff:Biarlah keheningan yang bicara,Kita tak kan berhenti anyam persaudaraan.Tanpa curiga, tanpa prasangka.Kita cuma manusia, hanya bisa memuliakan kehidupanReff 2x:Ya...aku ingin nyimpan TuhanSupaya udara tak kotor penuh jerit kebencianMimbar-mimbar siarkan ayat-ayatPenuh inspirasi kesejukanYa...aku ingin nyimpan TuhanDi dalam teguh iman, Dalam rangkuh persaudaraan dan kemanusiaan,Ya...aku ingin menyimpan Tuhan. (BS09)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Gaya Hidup

Wapres Kunker ke Sumut, Ma'ruf Amin : Demi NKRI Jangan Benturkan Agama dan Kebangsaan

Gaya Hidup

Presiden Jokowi Terbitkan Perpres 58/2023 tentang Penguatan Moderasi Beragama

Gaya Hidup

Polrestabes Hadiri Penyuluhan Penguatan Nilai Moderasi Beragama dalam Merawat Kebhinekaan di MUI Medan

Gaya Hidup

Walikota Medan Ingatkan Keberagaman Bukan Ancaman, Harus Datangkan Kebaikan dan Keberkahan

Gaya Hidup

Program Penyuluhan Agama, Kankemenag Karo Koordinasi dengan Dinsos Sumut

Gaya Hidup

Hasil Seleksi Kompetensi Calon PPPK Kemenag Segera Diumumkan