Pulau Enggano di Bengkulu Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata Perairan

Redaksi - Kamis, 11 Agustus 2016 14:16 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082016/3714_Pulau-Enggano-di-Bengkulu-Dikembangkan-Jadi-Destinasi-Wisata-Perairan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Potensi Pulau Enggano

Beritasumut.com-Mempunyai potensi strategis sebagai salah satu Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT) di Indonesia yang terletak di Samudera Hindia, Pulau Enggano memiliki keanekaragaman ekosistem seperti hutan mangrove, terumbu karang, padang lamun, pantai berpasir, dan pulau-pulau kecil. Selain itu, Pulau Enggano mempunyai keunikan istimewa yang tidak dimiliki pulau lain.“Pertama ada suatu plasma noktah yang tidak dimiliki pulau lain, kedua juga ada flora dan fauna yang tidak ada di pulau lain. Ada burung kacamata,” jelas Mian, Bupati Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, saat ditemui pasca pertemuan dengan Deputi Kemaritiman Setkab, Senin (08/08/2016) di ruang rapat lantai 4 Gedung III Kemensetneg.Meski pembangunan jalan terus, Pemerintah Daerah (Pemda) Bengkulu Utara memastikan bahwa pembangunan Pulau Enggano tidak akan mengganggu kelestarian lingkungan.  “Percepatan pembangunan yang akan dilakukan harus tetap berbasis lingkungan dengan memperhatikan daya dukung Pulau Enggano. Ini harus menjadi perhatian,” tegas Mian.Saat ini, lanjut Mian, Pemda telah menyediakan kawasan konservasi perairan, yang diperkuat melalui Peraturan Daerah dan Surat Keputusan Bupati Bengkulu Utara Nomor 175 tahun 2014 terkait kawasan observasi. Pemda telah menyiapkan 37.167 hektar  yang akan digunakan sebagai kawasan konservasi.“Pulau Enggano akan menjadi kawasan pariwisata yang tetap memperhatikan tata kelola lingkungan yang baik. Kita telah membuat Peraturan Bupati dan SK Bupati untuk mengatur bahwa proses pembangunan harus sesuai kearifan lokal, sesuai kondisi geografis, dan ekosistem,” tambah Mian.Untuk mempertahankan keaslian penduduk asli, Pemda juga menegaskan bahwa kebijakan transmigrasi dilakukan sebagai penyeimbang agar masyarakat bisa mencontoh etos kerja dari pendatang. Sehingga perekonomian tetap tumbuh baik.“Penempatan transmigran dilakukan untuk menstimulus pertambahan penduduk secara lokalisir sehingga tidak akan merusak lingkungan yang ada,” jelasnya, seperti dilansir setkab.go.id, Kamis (11/08/2016).Berbatasan langsung dengan Samudera Hindia, Pulau Enggano relatif lebih aman jika dibandingkan dengan pulau-pulau kecil terluar Indonesia yang langsung berbatasan dengan negara lain. Selain itu, meski terletak di ring of fire atau urat gempa di wilayah Sumatera, Pemda tetap optimistis untuk terus memacu pembangunan semaksimal mungkin.Salah satu potensi wisata yang bisa dikembangkan dari Pulau Enggano adalah wisata menyelam. Wisata ini dipusatkan di Pulau Dua yang memiliki pantai dengan gelombang yang relatif kecil dan banyak karang-karang. Keberadaan keramba jaring apung juga dapat menjadi paket wisata bahari. Pengunjung dapat menikmati kuliner ikan segar yang langsung di ambil dari keramba jaring apung dan benar-benar dapat membuat kesan mendalam bagi wisatawan.Selain itu, Pulau Enggano juga mempunyai potensi wisata tracking mangrove sejauh 2 kilometer. Wisata Mangrove direncanakan dikembangkan di Desa Kahyapu yang dekat dengan perkampungan.(BS01)


Tag:

Berita Terkait

Gaya Hidup

Astindo Travel Fair 2025 Digelar di Medan, Wadah Strategis Bagi Pelaku Usaha Pariwisata

Gaya Hidup

Lima Titik Jalur Wisata Alami Peningkatan Volume Kendaraan

Gaya Hidup

Polda Sumut Optimalkan Pengamanan Jalur Wisata Libur Lebaran 2025

Gaya Hidup

Bupati Langkat Syah Afandin Dukung Putra Putri Langkat Promosikan Budaya dan Wisata

Gaya Hidup

Pemko Berharap Raker IV PHRI Sumut Lahirkan Progam Kolaboratif Wujudkan Medan Kota Ramah Wisata

Gaya Hidup

Jalan Sengaja Dirusaki Oknum Pemuda Setempat, Warga dan Pengunjung Destinasi Wisata Pamah View Protes