Beritasumut.com-Maraknya kriminal yang pelakunya anak remaja di bawah umur, menjadi perhatian tersedia bagi orang tua. Hal ini dengan terus menasehati sang anak agar tetap menjaga akhlak yang baik di tengah-tengah masyarakat.Azhar Lubis ( 65), Warga Delitua, Kelurahan Suka Makmur, Kecamatan Delitua, saat ditemui beritasumut.com, Sabtu (06/08/2016), mengatakan, sebagai orang tua harus mengontrol gerak-gerik si anak. Sebab, kata dia, zaman semakin modern membuat pergaulan si anak bisa salah pergaulan."Jadi kita sebagai orangtua, jangan mengharapkan hanya dalam pengawasan guru tempat anak kita mengikuti pendidikan. Kita sebagai orang tua harus selalu menasehati anak kita dengan sebaik mungkin. Terutama si anak harus dididik dengan keagamaan, agar si anak terhindar dari perbuatan kejahatan, termasuk begal," sebutnya.Dikatakannya, sebagai orang tua jangan bosan menasehati anak untuk bisa menjadi baik. Hal ini, ia katakan mengingat banyak orang tua yang seolah bosan untuk mengingatkan anaknya, karena si anak membandel dan salah pergaulan."Kalau alasan, karena ekonomi itu salah semua. Terkadang banyak orang tua gara-gara memikirkan ekonomi jadi abai terhadap anak. Bukannya maksud saya tidak perlu ekonomi. Ya ekonomi itu memang sangat perlu sekali. Maksud saya jangan hanya memikir ekonomi, kita lupa mengawasi gerak-gerik anak kita," pungkasnya.(BS04)