beritasumut.com- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Medan melihat pertumbuhan sektor Pengadaan Listrik dan Gas yang mencapai 10,81 persen secara tahunan atau year on year (yoy) sebagai sinyal positif bagi penguatan struktur ekonomi Sumatera Utara.
Ketua Kadin Kota Medan Arman Chandra menilai pertumbuhan tersebut dapat menjadi salah satu fondasi untuk mempercepat investasi dan proses industrialisasi di daerah, khususnya Kota Medan sebagai pusat perdagangan dan kegiatan ekonomi.
Menurut Arman, ketersediaan serta keandalan pasokan energi merupakan faktor penting bagi keberlanjutan berbagai sektor penopang ekonomi Medan, terutama industri pengolahan, perdagangan, dan konstruksi.
Energi Stabil Dukung Industri dan Konstruksi
Arman menjelaskan bahwa penguatan sektor energi dapat memberikan dampak terhadap iklim usaha di Kota Medan.
Salah satunya berkaitan dengan operasional kawasan industri. Kepastian pasokan listrik dan gas dapat membantu meningkatkan efisiensi operasional pabrik, mengurangi risiko terhentinya produksi (downtime), serta membuka ruang peningkatan kapasitas manufaktur.
Pasokan energi yang stabil juga dinilai dapat mendukung percepatan proyek konstruksi, baik pembangunan infrastruktur komersial, properti, maupun fasilitas umum di Kota Medan.
Dari sisi investasi, kepastian infrastruktur energi menjadi salah satu faktor yang diperhatikan pelaku usaha ketika mempertimbangkan pengembangan bisnis maupun penanaman modal.
"Lonjakan 10,81% di sektor listrik dan gas ini bukan sekadar angka statistik, melainkan jaminan kepastian bagi dunia usaha. Kota Medan yang ditopang oleh industri pengolahan, perdagangan, dan konstruksi sangat membutuhkan keandalan energi," ujar Arman Chandra.