beritasumut.com-Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara resmi menjalin kerja sama dengan Mogilev Branch of the Belarusian Chamber of Commerce and Industry melalui penandatanganan Agreement on Cooperation yang berlangsung di Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Kesepakatan tersebut ditandatangani Ketua Umum Kadin Sumut, Firsal Dida Mutiara, bersama Chairman Mogilev Branch of the Belarusian Chamber of Commerce and Industry, Mikhael Miatlikov, dalam rangkaian Forum Bisnis Indonesia–Belarus dan Business Matching yang diselenggarakan Kadin Indonesia bersama Kedutaan Besar Belarus.
Firsal mengatakan kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pasar bagi produk-produk unggulan Sumatera Utara, khususnya ke Belarus dan kawasan Eropa Timur.
"Kerja sama ini membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku usaha Sumatera Utara untuk menembus pasar internasional. Kami ingin komoditas unggulan daerah memiliki nilai tambah dan pasar yang lebih besar, termasuk ke Belarus dan negara-negara Eropa Timur," ujarnya.
Menurut Firsal, kolaborasi tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan perdagangan, tetapi juga mencakup investasi, promosi bisnis, transfer teknologi, hingga penguatan jejaring usaha antara pelaku bisnis kedua negara.
Dalam perjanjian itu, kedua belah pihak sepakat mengembangkan kerja sama di berbagai sektor strategis, antara lain teknologi digital, energi berkelanjutan, pertanian, industri hilir kelapa sawit, karet, kopi, kakao, perikanan, furnitur, biomassa, infrastruktur, mekanisasi pertanian, pupuk, serta ketahanan pangan.
Kerja sama juga diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan Sumatera Utara sekaligus memperluas akses pasar produk perkebunan melalui promosi perdagangan, investasi, dan kegiatan business matching.
Sebagai tindak lanjut, Kadin Sumut dan mitranya di Belarus akan menggelar berbagai program seperti misi dagang, pameran, forum bisnis, seminar, hingga pembentukan pusat promosi produk strategis yang berfungsi sebagai platform fisik maupun digital bagi pelaku usaha kedua negara.
"Kami tidak ingin kerja sama ini berhenti pada penandatanganan saja. Akan ada program nyata untuk mempertemukan pelaku usaha, membuka peluang investasi, serta memperkuat hubungan bisnis antara Sumatera Utara dan Belarus," kata Firsal.