Sebanyak 22.000 Produk UMKM Ekspor Perdana ke Filipina

Herman - Kamis, 20 Februari 2025 20:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/uploads/images/2025/02/_1485_Sebanyak-22-000-Produk-UMKM-Ekspor-Perdana-ke-Filipina.png): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

beritasumut.com- Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melepas ekspor perdana sebanyak 22 ribu produk UMKM ke Filipina dengan nilai transaksi sebesar Rp 961 juta. Pelepasan ekspor perdana UMKM ini juga disaksikan oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad.

Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza mengatakan pelepasan ekspor ini mencakup produk makanan, fesyen, hingga kerajinan. Helvi menyebut keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan dan kolaborasi Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

"Hari ini kita akan menyaksikan pelepasan ekspor pertama produk dari 22 UMKM ke Filipina. Kita minta nanti Pak Utusan Kursus Presiden untuk melepas situs ekspor yang mencakup produk makanan, fashion, dan kerajinan dengan total nilai transaksi sebesar Rp 961 juta atau mendekati Rp 1 miliar. Keberhasilan ini tentunya tidak terlepas dari dukungan kolaborasi LPEI dalam pembiayaan pengiriman ekspor perdana ini," kata Helvi dalam acara Konferensi Pers, Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2025).

Helvi menerangkan pemerintah betul-betul memberikan perhatian khusus kepada UMKM, seperti Kementerian UMKM menyalurkan dan menjadi tanggung jawab Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp 300 triliun. Selain itu, UMKM juga akan dilibatkan dalam beberapa program kementerian.

"Kemudian di dalam kabinet Merah-Putih ini kami semua diwajibkan berkolaborasi dan itu juga dukungan dari beberapa kementerian dimana program UMKM ini terdapat seperti di kementerian perdagangan itu UMKM Go Export," terang dia.

Sementara itu, Head of Public Affairs Shopee Indonesia Radynal Nataprawira mengatakan pelepasan ekspor perdana ini merupakan hasil inisiasi dari program Kampus UMKM dari Kementerian UMKM. Rencananya, kontainer yang berisi 22 produk UMKM ini akan mulai berjalan 22 Februari

"Rencana kontainer akan berangkat pada tanggal 22 Februari dengan durasi perjalanan selama 19 hari menuju Filipina. Adapun dukungan pembiayaan pengiriman kontainer difasilitasi oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)," kata Temmy.

Temmy menerangkan, potensi sektor fashion di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dengan banyaknya UKM yang aktif di sektor ini. Berdasarkan data juga BPS (2024) menunjukkan bahwa ekspor tekstil dan produk tekstil mengalami peningkatan, dengan nilai mencapai USD 9,85 miliar dengan volume 1,6 juta ton. Kinerja ekspor di sektor ini mulai dari kategori sutra, serta tekstil, karpet, rajutan hingga pakaian dan aksesorisnya berkontribusi terhadap peningkatan ekspor dibandingkan tahun 2023 sebesar 0,89%.

"Keunggulan dari 5 UMKM Indonesia tidak hanya menampilkan kreatifitas, tetapi juga menunjukkan keunggulan kualitas produk lokal yang dapat masuk ke pasar dunia," jelas Temmy.(dtc)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Pertamina Sumbagut Dorong Kemandirian Ekonomi Warga, Hadirkan Foodcourt UMKM di Aceh Besar

Ekonomi

Dukung Promosi Produk UMKM, Pertamina Sumbagut Gelar Pasar Berkah Ramadan

Ekonomi

UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga Sumbagut Dibekali Pelatihan Fotografi Produk

Ekonomi

Kadin Sumut Gelar Workshop UMKM Batch 4

Ekonomi

Pertamina UMK Academy 2025 Dukung Pelaku Usaha Semakin Maju dan Naik Kelas

Ekonomi

Walikota Medan Berharap Plaza UMKM Jadi Wadah Dorong Pengembangan Usaha Masyarakat