Kunjungi KEK Sei Mangkei, Delegasi Sembilan Negara Tinjau Hilirisasi Karet dan Kelapa Sawit Berskala Internasional

Herman - Kamis, 27 Juni 2024 11:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir062024/_7889_Kunjungi-KEK-Sei-Mangkei--Delegasi-Sembilan-Negara-Tinjau-Hilirisasi-Karet-dan-Kelapa-Sawit-Berskala-Internasional.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS03

beritasumut.com - Sebanyak sembilan delegasi dari sembilan negara, yang terdiri dari Konjen dan Konsul Kehormatan berkunjung ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun. Mereka diberikan informasi tentang KEK Sei Mangkei dan Kuala Tanjung."Kenapa harus berinvestasi ke Sumut?" kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Alfi Syahriza yang hadir pada site visit KEK SEI Mangkei, Rabu (26/06/2024).Lalu, ia pun menceritakan bahwa KEK SEI Mangkei yang berlokasi di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memiliki bisnis utama berupa industri kelapa sawit dan karet, yang difokuskan untuk menjadi pusat pengembangan industri kelapa sawit dan karet hilir berskala besar dan berkualitas internasional."Di tempat inilah investor dari manapun berinvestasi untuk hilirisasi. Pertumbuhan industri di Sumut sangat pesat. Selain KEK SEI Mangkei, ada juga Kawasan Industri Medan (KIM)," kata Alfi.Pada kesempatan itu, sejumlah Konjen pun menanyakan terkait kemudahan dan insentif apa yang ditawarkan oleh Provinsi Sumut kepada investor nantinya. Seperti yang ditanyakan oleh Konjen Malaysia, Shahril Nizam Bin Abdul Malek dan Konjen Tiongkok Li Hongwei.Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumut Faisal Arif Nasution menyebutkan Sumut telah memberikan kemudahan untuk berinvestasi, salah satunya dengan dikeluarkannya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 tahun 2023 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi."Mudah-mudahan dengan site visit ini, pertumbuhan investasi Provinsi Sumut semakin meningkat, sehingga bisa menopang pertumbuhan ekonomi kelak," kata Arif.[br] Direktur PT Kawasan Industri Nusantara (KINRA) VT Moses Situmorang menerangkan KEK Sei Mangkei memiliki total area seluas 1.993,8 hektare. KEK dikelola bersama oleh PT Perkebunaan Nusantara III (Persero) dan PT KINRA berfokus pada industri pengolahan kelapa sawit dan karet."Untuk tahun ini yang under konstruksi ada 7 perusahaan. Mudah-mudahan tahun 2024 ini sudah beroperasi. Setelah itu akan masuk lagi tiga. Estimasi investasi hingga tahun 2031 selesai. Sektor yang mendominasi di KEK SEI Mangkei oleokimia dan refinery CPO," pungkasnya.Usai mendengarkan sejumlah informasi tentang KEK Sei Mangkei dan Kuala Tanjung, para investor berkunjung ke industri pembuatan es krim. Mereka melihat langsung mulai dari proses produksi hingga pada proses pengemasan.(BS03)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Percepat Hilirisasi, Pemerintah Akan Bangun Refinery 1 Juta Barrel

Ekonomi

Percepatan Hilirisasi Nasional, Pemerintah Siap Jalankan 21 Proyek Strategis

Ekonomi

Tarik Investor, Pemprov Sumut Terus Dorong Kemudahan Investasi dan Hilirisasi

Ekonomi

Presiden Tetapkan 77 Proyek Strategis Nasional, Salah Satunya KEK Sei Mangkei

Ekonomi

Prabowo Paparkan Program Prioritas ke PM Jepang: Hilirisasi-Hapus Kelaparan

Ekonomi

Pemprov Sumut Dukung Hilirisasi Investasi Strategis Sektor Industri Kelapa Sawit