Pantau Harga dan Ketersediaan Beras, Disperindag ESDM Sumut Sidak Pasar Sukaramai

Ancaman El Nino Picu Kenaikan Harga
Herman - Sabtu, 23 September 2023 13:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092023/_3202_Pantau-Harga-dan-Ketersediaan-Beras--Disperindag-ESDM-Sumut-Sidak-Pasar-Sukaramai.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS03

beritasumut.com - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) harga bahan pangan ke Pasar Sukaramai, Medan. Salah satu yang menjadi fokus Disperindag adalah harga dan ketersediaan beras di pasar ini.Berdasarkan pantauan tim sidak pasar, harga tertinggi untuk beras medium rata-rata Rp15.000/kg. Padahal harga acuan penjualan beras medium menurut Kepala Disperindag ESDM Sumut Mulyadi Simatupang sekitar Rp11.500/kg.“Masih di atas harga acuan penjualan, beras medium paling mahal Rp15.000/kg, tetapi untuk bahan pangan lainnya masih normal seperti cabai, bawang, daging, daging ayam, telur dan lainnya,” kata Mulyadi Simatupang usai sidak di Pasar Sukaramai, Jalan Arief Rahman Hakim, Medan, Jumat (22/09/2023).Berdasarkan keterangan Mulyadi Simatupang, masalah yang ditemukan Disperindag saat ini kurangnya pasokan beras lokal. Padahal secara angka produksi beras Sumut berada di posisi surplus 321.546 ton pada bulan Agustus.“Kita terus surplus di tahun ini sampai bulan Agustus, 321.546 ton, tetapi kendala kita pasokan lokal saat ini berkurang, ini perlu kita coba lihat nanti bersama Dinas Pertanian, kita sisir kilang-kilang padi dan lainnya untuk mengetahui penyebab utamanya,” kata Mulyadi.Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sumut Yura A Djalin, mengatakan, ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan harga beras naik, antara lain kenaikan harga beras global, spekulasi ancaman el Nino, dugaan dijual keluar.“Kalau el Nino Aceh dan Sumut tidak berdampak signifikan, tetapi Jawa sudah terasa ada kemungkinan beras kita di jual keluar provinsi, kemudian ancaman el Nino dan kenaikan harga beras global juga mungkin mendorong spekulasi beras akan naik harganya,” kata Yura Djalin.[br] Bukan hanya stok produksi petani Sumut saat ini kondisinya surplus, tetapi stok Bulog menurut Kepala Bulog Sumut Arif Mandu juga kondisi aman. Saat ini stok Bulog sebesar 48 ribu ton dan akan ditambah 12 ribu ton akhir bulan.“Stoknya aman sampai akhir tahun kita juga akan menambah, kita juga berupaya menyalurkan beras SPHP (Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan) di Kota Medan bekerja sama dengan PD Pasar kemudian menyalurkan bantuan pangan 10 Kg per KK untuk KPM (keluarga penerima manfaat), kita berharap dari semua kita lakukan bersama ini mampu menahan meningkatnya harga beras,” katanya.Sementara itu, salah satu penjual beras di Sukaramai Liliani mengaku, penjualan beras tetap stabil walau harganya meningkat cukup besar. Hanya saja, masyarakat banyak yang lebih memilih beras medium yang harganya sekitar Rp12.000 hingga Rp13.000/kg.“Tidak turun penjualannya, yang paling mahal ini yang berkurang, tetapi yang kualitas di bawahnya malah jadi tambah banyak yang beli, tetapi sama kita pak sama saja, harganya tinggi pun untung yang kami dapat tetap sama,” kata Liliani.(BS03)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Menteri Perdagangan Tinjau Bahan Pokok di Pasar Sukaramai

Ekonomi

Pj Gubernur Sumut: Stok Cukup dan Harga Pangan Stabil Jelang Idulfitri 1445 H

Ekonomi

Polda Sumut Tangkap Mafia Penjual Beras Bulog

Ekonomi

Kendalikan Harga Bahan Pokok, Pemprov Sumut Gelar Pasar Murah di Sejumlah Kabupaten/Kota

Ekonomi

Ketersediaan Beras Sumut Aman, Pj Gubernur Sumut Ucapkan Terima Kasih kepada Petani

Ekonomi

Panen Padi di Deliserdang, Pj Gubernur Pastikan Stok Beras Sumut Aman