Presiden Ajak Industri Otomotif Berorientasi Ekspor

Herman - Jumat, 17 Februari 2023 16:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir022023/_7685_Presiden-Ajak-Industri-Otomotif-Berorientasi-Ekspor.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

beritasumut.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka Pameran Otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Tahun 2023 yang digelar di JIEXPO, Convention Center and Theater, Jakarta, Kamis (16/02/2023) pagi.Dalam sambutannya, Presiden mengatakan bahwa industri otomotif di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan setiap tahun.“Tahun 2022 kemarin tumbuh 18 persen, meningkat dari tahun sebelumnya. Penjualan mobil tahun 2022 tercatat 1.048.000 mobil. Dan juga sepeda motor mengalami peningkatan 3,3 persen, meningkat di angka 5.221.000 unit di tahun 2022,” jelas Presiden.Namun, lanjutnya, peningkatan penjualan kendaraan tersebut menyebabkan kemacetan di kota-kota besar di tanah air yang sempat dikunjungi, seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan. Untuk mengatasi hal tersebut, ia mengajak industri otomotif untuk meningkatkan penjualan ke luar negeri.“Supaya tidak macet, saya mengajak seluruh industri otomotif untuk lebih berorientasi pada ekspor. Memang peningkatannya sudah cukup tajam dari tahun 2021 ke tahun 2022 dari 300 ribu, kurang lebih, sudah naik ke hampir 600 ribu,” ungkapnya.Presiden juga mengucapkan terima kasih kepada industri otomotif yang sudah meningkatkan ekspornya hingga mencapai 100 persen. Namun, ia menegaskan pemerintah akan terus mendorong peningkatan ekspor kendaraan untuk meningkatkan daya saing dengan negara lain.“Tapi kita masih kalah dengan Thailand, sehingga saya ingin mendorong lagi, agar ekspornya semakin tinggi dan naik setiap tahunnya,” tegas Presiden.[br] Lebih lanjut, Presiden juga menyebutkan bahwa negara-negara di dunia akan beralih ke ekosistem kendaraan listrik. Untuk itu, ia mendorong masyarakat untuk menggunakan mobil listrik.“Saya juga mengajak industri otomotif untuk mulai melihat tren ini dan sedikit demi sedikit untuk menggeser industrinya ke arah tren yang hampir semua negara sekarang ini ke arah itu, dari combustion geser sedikit-sedikit ke mobil listrik,” ujarnya.Ia menegaskan bahwa pemerintah saat ini sedang mendorong ekosistem industri mobil listrik di tanah air agar dapat masuk rantai pasok global, sehingga dapat meningkatkan nilai tambah ekonomi.“Pemerintah juga sekarang ini terus mendorong agar dari hulu sampai ke hilir ekosistem besar mobil listrik ini segera bisa kita miliki sehingga bisa masuk ke supply chain global. Dari EV battery, dari lithium battery, semuanya akan terus kita dorong agar ini segera bisa selesai. Jadi investor sekarang, kalau dia ingin membuat katoda atau prekursor, kita bilang setop dulu, harus masuk ke EV battery, sehingga kita bisa mendapat nilai tambah yang lebih dari industri yang kita miliki,” pungkasnya.[br] Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi bersama rombongan terbatas melakukan peninjauan ke stan-stan mobil listrik. Presiden juga tampak mencoba menaiki beberapa mobil yang dipamerkan, mulai dari Esemka, Toyota, Hyundai, hingga Wuling.Turut hadir sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju mendampingi Presiden dalam acara tersebut, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Selain itu, hadir pula Ketua MPR RI Bambang Soesatyo yang juga merupakan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI).(rel)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Serap Aspirasi Pengusaha Ekspor, KADIN Sumut Gelar Coffee Morning Bersama Perusahaan Eksportir

Ekonomi

544 Perusahaan Pengolahan Ikan Tembus Pasar Ekspor ke China

Ekonomi

Mendag dan Mendes PDT Targetkan Ribuan Desa Ekspor

Ekonomi

Sebanyak 22.000 Produk UMKM Ekspor Perdana ke Filipina

Ekonomi

KOI Bangun Sinergi dengan Swasta

Ekonomi

Presiden Prabowo Siapkan Kebijakan Strategis untuk Dorong Ekonomi Nasional