Program Desa Devisa Beri Peluang Tingkatkan Ekspor Lada Sambas

- Sabtu, 31 Desember 2022 19:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir122022/_1304_Program-Desa-Devisa-Beri-Peluang-Tingkatkan-Ekspor-Lada-Sambas.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

beritasumut.com -Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank secara resmi meluncurkan Desa Devisa Lada Sambas, Jumat (9/12/2022).

Program Desa Devisa ini merupakan proyek kolaborasi Indonesia Eximbank bersama PT BNI (Persero) dan Rumah BUMN Wilayah Kalimantan Barat.

Peresmian tersebut disampaikan dalam acara Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di Pontianak, Kalimantan Barat dan disaksikan secara daring oleh Menteri

Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Menteri Badan Usaha Milik Negara,

beserta Gubernur Kalimantan Barat.

Direktur Hubungan Kelembagaan LPEI Chesna F. Anwar mengungkapkan bahwa sinergi ini

merupakan salah satu pendekatan yang diambil oleh Lembaga untuk membentuk Desa Devisa.

Hal ini dilakukan untuk mengeskalasi peluang ekspor komoditi-komoditi unggulan berbagai

daerah sekaligus meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan petani di Indonesia.

“Kolaborasi LPEI dengan institusi lain diharapkan dapat memperkuat program pendampingan

yang akan diberikan kepada para petani lada Sambas sehingga dapat mempercepat tercapainya mandat kami untuk memperkuat ekspor nasional,” ujar Chesna, Sabtu (31/12/2022).

[br]

Desa Devisa Klaster Lada Sambas akan mendampingi sebanyak 629 petani lada yang memiliki lahan produktif seluas 213 hektar dan kapasitas produksi 200 ton biji kering per tahunnya saat ini yang berada di dua belas desa di Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, antara lain Desa Sendoyan, Sulung, Penakalan, Sekuduk, Piantus, Setalik, Parit Raja, Perigi Landu, Senujuh, Perigi Limus, Semanga, dan Sepantai.

Lada Sambas sendiri memiliki keunikan berupa karakteristik cita rasa dan aroma khas. Keunggulan ini menjadi modal bagi lada Sambas untuk merambah pasar ekspor, ditambah

dengan pendampingan dan pelatihan yang diberikan kepada petani dan koperasi untuk

meningkatkan kapasitas dan kapabilitas sehingga mampu memproduksi lada yang lebih

berkualitas dari yang lain.

Melalui Koperasi Srikandi Jaya Sambas lada Sambas saat ini telah dipasarkan dalam bentuk olahan lada bubuk dengan merk “Batu Layar” dan telah menembus pasar Malaysia.

Chesna melanjutkan pelatihan yang diberikan kepada petani dan koperasinya akan dilakukan

secara berkesinambungan hingga produk lada Sambas menembus pasar internasional.

“Kedepannya, LPEI juga akan terus bersinergi membangun desa-desa melalui Program Desa

Devisa untuk mendorong partisipasi masyarakat desa dalam rantai ekspor global. Kami harap

melalui program ini banyak desa di Indonesia dapat menghasilkan devisa dan berkontribusi

terhadap pertumbuhan ekonomi negara melalui kegiatan ekspor,” tutup Chesna.

Program Desa Devisa merupakan salah satu program yang diinisiasi oleh Indonesia Eximbank

yang diberikan kepada klaster penghasil komoditas unggulan dengan memiliki potensi ekspor.

Tujuan Desa Devisa adalah untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas serta daya saing komoditas yang sesuai dengan standar ekspor dan dapat memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. (BS05/rel)

Editor
:

Berita Terkait

Ekonomi

Sidang Perdana Gugatan PT TSI Terhadap Bank Mandiri Digelar, Tergugat Tak Hadir di PN Medan

Ekonomi

CitraLand Tunjukkan Kepedulian Pendidikan Anak Bangsa, Bupati Deliserdang Targetkan 2028 Tak Ada Lagi Sekolah Sore

Ekonomi

SSB Tunas Muda U-9 Raih Juara III

Ekonomi

AI Bisa Membuat Gambar, Namun Hanya Manusia yang Bisa Menciptakan Makna

Ekonomi

Pameran Foto Bencana Prahara Pulau Emas Jadi Ruang Diskusi Mitigasi Bencana

Ekonomi

Changan Deepal S05 dan Nevo Q05 Hadir di Medan, Andalkan Pilihan SUV Elektrifikasi