Bunga KUR 3% Berakhir Desember 2022, Pemprov Sumut Dorong Masyarakat Manfaatkan KUR

Herman - Jumat, 18 November 2022 15:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112022/_25_Bunga-KUR-3--Berakhir-Desember-2022--Pemprov-Sumut-Dorong-Masyarakat-Manfaatkan-KUR.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS03

beritasumut.com - Pemerintah Pusat memberi subsidi suku bunga 3% untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sehingga suku bunga KUR yang sebelumnya 6% kini menjadi 3%. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mendorong masyarakat untuk memanfaatkan program KUR yang berakhir Desember 2022 tersebut.“Dalam waktu yang tinggal sebulan ini, kami mengajak para pelaku UMKM untuk mengajukan KUR, silahkan datang ke bank,” kata Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut Naslindo Sirait usai rapat koordinasi realisasi penyaluran KUR Sumut di Ruang Rapat Kantor Gubernur Lantai 2, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (17/11/2022).Hingga 16 November 2022, realisasi KUR yang sudah disalurkan mencapai Rp 16,4 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 404.223. Sektor terbesar yang memanfaatkan KUR adalah sektor perdagangan besar dan eceran sebesar Rp 7,2 triliun dengan debitur sebanyak 215.000.Selanjutnya sektor pertanian yang mencapai Rp 6,3 triliun dengan debitur sebanyak 135.000. Kemudian sektor jasa kemasyarakatan, sosial budaya, hiburan dan perorangan lainnya mencapai Rp1,15 triliun dengan 25.000 debitur.Meski realisasi cukup tinggi, dengan jumlah UMKM yang begitu besar, seharusnya realisasi KUR bisa lebih tinggi. Oleh sebab itu, Naslindo mendorong perbankan untuk menyosialisasikan secara masif kepada masyarakat mengenai suku bunga KUR yang hanya 3%.[br] Dikatakan Naslindo, peningkatan realisasi tersebut menjadi atensi Gubernur. Pembiayaan KUR ini diharapkan dapat mendorong investasi dan penambahan usaha. Serta akan meningkatkan perekonomian daerah secara umum. “Kami berharap terjadi percepatan pemulihan ekonomi dan pada tahun 2023 kita bisa bertahan perekonomiannya,” ujar Naslindo.Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Kantor OJK Regional 5 Sumatera Bagian Utara Untung Santoso mengharapkan penyaluran KUR dapat benar-benar berdampak positif pada upaya pemulihan ekonomi di Sumut. “Kemarin juga Pak Gubernur (Edy Rahmayadi) juga ingin memastikan subsidi 3% itu betul-betul bisa dinikmati masyarakat,” kata Untung.Meski capaian KUR hingga November 2022 cukup tinggi, Untung mengharapkan angka tersebut meningkat lagi. Apalagi perekonomian di tahun 2023 dibayangi dengan ketidakpastian. Penyaluran KUR diharapkan bisa mengantisipasi ketidakpastian tersebut.(BS03)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara

Ekonomi

Walikota Pematangsiantar Gelar Ibadah Ucapan Syukur Bersama Jemaat GPIB Maranatha

Ekonomi

Menteri UMKM Pastikan Danantara Tak Pengaruhi Penyaluran KUR Bank BUMN

Ekonomi

MK Putuskan Pilkada Pasaman Diulang, Cawabup Eks Napi Didiskualifikasi

Ekonomi

Panti Asuhan di Helvetia Terbakar

Ekonomi

Kredit UMKM Makin Loyo, Begini Penjelasan OJK