Kunjungan Kerja ke Bangkelang, Edy Rahmayadi Minta Setop Semua Tambang Ilegal

Herman - Rabu, 12 Oktober 2022 19:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102022/_8334_Kunjungan-Kerja-ke-Bangkelang--Edy-Rahmayadi-Minta-Setop-Semua-Tambang-Ilegal.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS03

beritasumut.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi secara tegas meminta semua pihak menghentikan pertambangan ilegal di Kabupaten Mandailingnatal. Pertambangan ilegal menurutnya berdampak besar pada kerusakan lingkungan di Kabupaten Mandailingnatal.Masalah pertambangan ilegal masih menjadi polemik di Mandailingnatal terutama penambangan emas. Edy Rahmayadi meminta kepala desa, Babinsa, Babinkamtibnas dan masyarakat berperan aktif mengahalau penambangan ilegal di daerahnya."Kepala desa, Babinkamtibnas, yang paling dekat dengan itu, secara undang-undang itu sudah kita lakukan, itu sudah melanggar peraturan, harus berani kalau itu menyengsarakan rakyat," kata Edy Rahmayadi, saat dialog dengan masyarakat di acara Ngobrol Bersama Pemimpin (Ngopi) Sumut, Selasa (11/10/2022).Salah satu dampak terbesar pertambangan ilegal adalah masalah kesehatan termasuk stunting di Kabupaten Mandailingnatal. Edy Rahmayadi berharap ini menjadi perhatian lebih baik Pemprov Sumut juga Pemkab Mandailingnatal."Coba perhatikan, apa ada pekerja tambang yang makmur, berapa persen, lebih besar lagi dampak buruknya. Tapi, kalau kita suruh dia berhenti, kita harus siapkan alternatif pekerjaan lain, bertani misalnya, beternak atau yang lainnya," kata Edy Rahmayadi didampingi Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis.Pada kegiatan dialog ini, salah satu yang paling banyak dikeluhkan masyarakat adalah soal jalan. Menurut salah satu warga, Sofian Lubis, beberapa ruas jalan terancam rusak parah dalam waktu dekat bila tidak dibenahi."Jalan kami banyak yang rusak, misalnya dari Hutapangan ke Huta Lobu, tahun depan kalau tidak diperbaiki tidak bisa dilalui lagi pak, jadi kami mohon perhatiannya," kata Sofian Lubis pada acara yang dihadiri desa-desa sekitar Bangkelang.[br] Sementara itu, Wakil Bupati Mandailingnatal Atika Nasution mengatakan, akan terus bersinergi dengan semua pihak termasuk Pemprov Sumut terkait penambangan ilegal. Selain itu, pihaknya juga terus berupaya untuk meningkatkan sektor pertanian, termasuk karet."Ada sekitar 25.000 Ha lahan karet masyarakat yang saat ini butuh peremajaan dan mereka tidak memiliki dana, sekarang kami sedang melakukan studi untuk mendapatkan data yang akurat, mana kebun rakyat, mana yang masuk hutan lindung, kalau ini selesai masyarakat kita banyak yang akan kembali aktif bertani dan berkebun untuk kesejahteraan mereka," kata Tika.Pada kesempatan ini, Edy Rahmayadi membagikan sembako ke masyarkat sekitar Desa Bangkelang. Edy Rahmayadi juga meresmikan lapangan bola dan membagikan bola kepada anak-anak di desa ini.Ikut mendampingi Edy Rahmayadi dalam kunjungannya ke Desa Bangkelan, Kabupaten Mandailingnatal, Plt Kadis Kominfo Ilyas Sitorus, Kadis Kesehatan Ismail Lubis, Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi Bambang Pardede serta OPD terkait lainnya. Hadir juga tokoh masyarakat Syamsir Batubara, Muspika serta tokoh agama dan tokoh adat Bangkelang.(BS03)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Kunjungan Pertama Sebagai Gubernur, Bobby Nasution Serap Aspirasi Warga Samosir

Ekonomi

Maroef Sjamsoeddin Jadi Dirut MIND ID Gantikan Hendi Prio Santoso

Ekonomi

Disahkan DPR Besok, Ini 9 Poin Perubahan Revisi UU Minerba

Ekonomi

Soal Perguruan Tinggi Kelola Tambang, Eddy Soeparno: Timbang dengan Cermat

Ekonomi

Legislator Golkar Soroti Usulan Kampus Kelola Tambang, Ingatkan Masalah Baru

Ekonomi

Tiga Arahan Presiden Terkait Tindak Lanjut Kerja Sama Migas dan Pertambangan