Antisipasi Produk Kadaluwarsa dan Ilegal, BBPOM Sidak Supermarket

Herman - Jumat, 08 April 2022 11:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042022/_1320_Antisipasi-Produk-Kadaluwarsa-dan-Ilegal--BBPOM-Sidak-Supermarket.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS04

beritasumut.com - Mengantisipasi produk kadaluwarsa dan ilegal, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Medan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Swalayan Suzuya Jalan Brigjend Katamso dan Irian Supermarket Jalan Pasar Merah serta melakukan pengambilan sample takjil di Jalan Amaliun, Medan, Kamis (07/04/2022).Kepala BBPOM di Medan Martin Suhendri menyampaikan, hal ini mereka lakukan untuk mengecek apakah di pasar ada barang-barang kadaluwarsa, ilegal, dan tidak terdaftar atau rusak dijual kepada masyarakat.Di Suzuya, dia mengaku ada menemukan barang-barang yang penyot atau rusak dan saat ini sudah pisahkan. Sedangkan di Swalayan Irian, BBPOM menemukan nuget yang dibuka dari kemasannya, sehingga perlu dilakukan pemantauan untuk batasan expirednya."Saya minta juga mereka memantau penataan di gudangnya agar lebih tertib lagi, agar face control tikus bisa mereka tingkatkan. Jadi kita harapkan semua meningkatkan keselamatan dari konsumen kita," ujarnya.Selain itu, lanjut Suhendri, pihaknya juga memeriksa distributor distributor bahan baku pembuatan kue atau bahan pangan lainnya, seperti gula, tepung dan lain lain. Hal ini, jelasnya, karena meningkatnya permintaan dibulan puasa dikhawatirkan akan ada oknum tertentu yang akan memanfaatkannya. "Kita harus waspadai dan periksa lebih tuntas. Kita memang rutin melakukan namun di bulan puasa kita harus lebih intensif lagi," jelasnya.Kendati begitu, Suhendri menuturkan, pihaknya tidak ada mendapatkan temuan yang berarti dari kedua swalayan tersebut. Hal ini, menurutnya tentu patut disyukuri."Satu lagi pengawasan minyak goreng akan kita lebih intensif lagi karena kita tau kemarin ada kelangkaaan minyak. Jadi bila ada merek baru yang kita curigai akan diperiksa apakah sesuai dengan standar Indonesia," sebutnya.[br] Sedangkan terhadap pemeriksaan takjil, dia mengaku untuk mendeteksi adanya makanan mengandung rodamin. Akan tetapi, tambah dia, dari pemeriksaan yang sudah dilakukan, pihaknya belum menemukan makanan mengandung bahan tersebut, termasuk borak, pengawet, formalin, dan pemanis buatan. Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Medan Emilia Lubis yang juga ikut melakukan sidak mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya juga sudah mengambil sampling dam tidak menemukan adanya minyak goreng curah dibuat kemasan. "Kemudian bersama BNPM kita melihat barang yang kedaluwarsa, bagaimana penyimpanan dan pengemasannya. Kalau ada ditemukan, ada sanksi tertulis," imbuhnya.(BS04)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Walikota Medan Tinjau Berastagi Supermarket dan Temukan Permen Tidak Jelas Tanggal Kadaluarsanya

Ekonomi

Kapolrestabes Medan Sidak di Pusat Pasar Jalan MT Haryono

Ekonomi

Sidak Pasar Tradisional, Polda Sumut Minta Laporkan Jika Ada Penimbunan

Ekonomi

Wakil Walikota Binjai Sidak Pasar, Pastikan Stok dan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan

Ekonomi

Daftar 91 Merek Kosmetik Berbahaya yang Ditarik BPOM

Ekonomi

BPOM Ikut Awasi Makan Bergizi Gratis, Cegah Sayur Basi Terdistribusi