Gandeng Pelaku UMKM, Bupati Toba Buka Kegiatan Bimtek Aplikasi Dekranasda

- Sabtu, 01 Januari 2022 23:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir012022/_7219_Gandeng-Pelaku-UMKM--Bupati-Toba-Buka-Kegiatan-Bimtek-Aplikasi-Dekranasda.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com - Pasar produk kerajinan sudah semakin ketat, karena jumlah perajin dan produk yang dihasilkan setiap tahunnya terus bertambah. Oleh sebab itu diperlukan produk yang berdaya saing, dan dapat diterima sesuai dengan permintaan dan selera pasar. Demikian ungkap Bupati Toba Poltak Sitorus dihadapan sejumlah pelaku usaha UMKM, dan pelaku wisata saat membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Dekranasda di Lantai IV Kantor Bupati Toba, awal pekan ini.

Bupati Toba berpesan kepada pelaku usaha untuk belajar dari orang cina, yang menjual dagangannya dengan untung yang sedikit, tapi penjualannya banyak. “Orang Batak ini maunya langsung untung besar. Kita belajar dari cina, dia cari untung itu per unit hanya 1 rupiah, 2 rupiah, tapi dengan penjualan yang banyak, juga akan mendapat untung besar,” ujar Bupati Toba.

Bupati Poltak juga mengajak pelaku usaha agar terus membenahi pelayanan, agar wisatawan tidak hanya datang satu kali saja, akibat tempat wisata yang tidak rapi, tidak bersih, pelayanan yang tidak ramah, dan tidak sesuai dengan yang mereka inginkan. “Wisatawan itu banyak duit bapak/ibu, cuma bagaimana kita buat dia merasa senang. Jadi perlakukanlah mereka dengan sopan, dengan santun, dengan ramah,” sebut Bupati Poltak menambahkan.

Baca Juga : Ciptakan Jaminan Kepastian Hukum dan Rasa Aman, Bupati Toba Dorong Warga untuk Urus Sertifikat Tanah

Pelaku usaha juga diharapkan agar menanyakan wisatawan/pengunjung, apakah senang dengan produk atau pelayanan mereka, serta jangan langsung tersinggung, apabila pengunjung mengatakan pelayanan mereka masih kurang. Di akhir sambutannya, Bupati Poltak berharap Bimtek Aplikasi Dekranasda ini dapat meningkatkan wawasan dan terobosan dalam pemasaran produk kerajinan daerah dan menguatkan branding Kabupaten Toba, dan sekaligus meningkatkan penghasilan bapak/ibu pelaku usaha.

[br] Selanjutnya, Narasumber memberikan tips kepada pelaku usaha, agar wisatawan tertarik datang ke Toba. “Tidak ada gunanya orang datang ke Toba, kalau mereka tidak meninggalkan uangnya. Mereka harus datang ke Toba dengan meninggalkan uangnya,” sebut Kepala Dinas Pariwisata, Jhon Piter Silalahi selaku narasumber.

Dia menyebut, beberapa tempat wisata hanya menjual mie instan, padahal sebagian pengunjung sampai sore di tempat itu. "Oleh sebab itu makanan dan produk kerajinan tangan harus disediakan, agar wisatawan betah dan meninggalkan uangnya di Toba," jelasnya.

Turut hadir Ketua Dekranasda Kabupaten Toba Ny. Rita Marlina Poltak Sitorus, Wakil Ketua Dekranasda Ny. Erna Grace Sihotang, Kadis Kominfo Lalo Hartono Simanjuntak, Kadis Perindagkop Tua Pangaribuan, Kabag Perekonomian Eston Sihotang, dan undangan lainnya. (BS09)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Pertamina Sumbagut Dorong Kemandirian Ekonomi Warga, Hadirkan Foodcourt UMKM di Aceh Besar

Ekonomi

Dukung Promosi Produk UMKM, Pertamina Sumbagut Gelar Pasar Berkah Ramadan

Ekonomi

UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga Sumbagut Dibekali Pelatihan Fotografi Produk

Ekonomi

Kadin Sumut Gelar Workshop UMKM Batch 4

Ekonomi

Pertamina UMK Academy 2025 Dukung Pelaku Usaha Semakin Maju dan Naik Kelas

Ekonomi

Kahiyang Ayu Lantik 32 Ketua TP PKK, Pembina Posyandu, dan Dekranasda se-Sumut