Baru 24 Hari Berjalan, PAD Kota Medan dari 22 Titik E-Parking Naik 150 Persen Lebih

- Jumat, 12 November 2021 22:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112021/_5881_Baru-24-Hari-Berjalan--PAD-Kota-Medan-dari-22-Titik-E-Parking-Naik-150-Persen-Lebih.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com - Penerapan e-parking pada 22 titik di Medan terbukti meningkatkan Pendapat Asli Daerah (PAD). Selama 24 hari penerapan sejak 18 Oktober lalu, perolehan PAD dari 22 titik lokasi parkir tepi jalan ini sebesar Rp 200 juta. Sebelum penerapan e-parking, perolehan selama 24 hari hanya berkisar Rp 80 juta. "Ada peningkatan pendapatan lebih dari 150 persen dari 22 titik lokasi parkir elektronik ," ucap Wali Kota Medan, Bobby Nasution, yang disiarkan secara langsung oleh Kompas TV dalam acara Sapa Indonesia, Jumat (12/11/2021) sore.

Bobby Nasution mengemukakan, selain meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), penerapan e-parking juga untuk memberikan pelayanan maksimal dan kenyamanan kepada pengguna jasa parkir. "Tarif dalam parkir elektronik di tepi jalan ini bersifat flat, tidak tergantung waktu," ungkap Bobby Nasution, seraya mengatakan metode pembayaran bisa menggunakan QRIS ataupun uang elektronik.

Dalam acara yang berlangsung di kawasan Jalan Zainul Arifin itu, Bobby Nasution sempat juga mendekati salah seorang warga yang baru saja memarkirkan mobilnya. Saat itu seorang juru parkir dengan peralatan elektroniknya sudah mendekat hendak menjalankan tugasnya. Bobby Nasution berdialog dengan warga yang bernama Mega dan juru parkir. Dalam dialog tersebut, Bobby Nasution menanyakan kepada warga apakah sebelumnya sudah pernah membayar parkir secara elektronik. Warga itu mengatakan belum pernah.

Baca Juga : Wali Kota Pimpin Rapat Ekpose Lanjutan Centre Park Medan E Parking

Kemudian Bobby Nasution menerangkan kepada warganya, pembayaran parkir elektronik dilakukan di awal, yakni sebelum pengemudi meninggalkan kendaraan. Kemudian Bobby Nasution pun menawarkan untuk membayarkan parkir warga tersebut. Warga itu pun tampak gembira, Lalu Bobby Nasution pun membayarkan parkir warga tersebut dengan menggunakan uang elektronik. Hanya beberapa detik, struk pembayaran pun keluar dari peralatan juru parkir.

[br] Bobby Nasution pun bertanya kepada warga tersebut mana lebih suka, membayar secara elektronik atau tunai? Warga tersebut menjawab lebih senang secara elektronik. Alasannya, tarif parkir jadi lebih jelas, tidak sesuka hati juru parkirnya.

Selanjutnya, Bobby Nasution pun berdialog dengan juru parkir. Dalam dialog itu, juru parkir itu mengaku lebih senang dengan sistem pembayaran elektronik ini. "Lebih gampang. Awalnya memang kurang yakin, tapi setelah dijalani ternya lebih bagus. Dan sekarang kita sudah punya gaji bulanan dari perusahaan," ungkapnya.

Dalam acara itu, Bobby Nasution mengatakan, Pemko Medan berencana akan menambah titik lokasi penerapan parkir elektronik. Namun, tentunya kembali kepada prilaku dan kesiapan masyarakat. Karena itulah, lanjut Bobby Nasution, Pemko Medan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar terbiasa dengan penerapan e-parkir ini. (BS09)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Perjuangan Pengacara Kondang Berbuah Hasil, Pemko Medan Rubuhkan Tembok PT SBP

Ekonomi

Jamin Pasokan Listrik Anti Padam, Premium Office Tower Podomoro City Deli Medan Hadirkan Solusinya

Ekonomi

Pertamina Sumbagut Hadirkan Pasar Murah untuk 1.000 Warga di Padang

Ekonomi

KADIN Medan Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dukung 5 Pilar Iklim Investasi Pemko Medan

Ekonomi

Tak Ada Pemberitahuan, Listrik Padam 3 Jam saat Warga Tertidur

Ekonomi

Sejarah, Pemanasan Piala Dunia U-17 Digelar di Sumut, Bobby Nasution: Pembuktian Sumut Bisa Gelar Laga Internasional