Wali Kota Medan Hadiri Rakornas Pengendalian Inflasi 2021 Bersama Presiden Jokowi

- Rabu, 25 Agustus 2021 21:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082021/_1006_Wali-Kota-Medan-Hadiri-Rakornas-Pengendalian-Inflasi-2021-Bersama-Presiden-Jokowi.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com - Wali Kota Medan Bobby Nasution mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi 2021 di Istana Negara, melalui Zoom Meeting dari Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (25/08/2021). Rakornas ini dibuka langsung Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi).

Rakornas bertema “Mendorong Peningkatan Peran UMKM Pangan Melalui Optimalisasi Digitalisasi untuk Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Disabilitas Harga Pangan” ini diikuti juga oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur BI Perry Warjiyo dan Ketua Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso, para kepala daerah baik Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, Wali Kota/Wakil Wali Kota, danTim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan rasa syukurnya meskipun saat ini masih menghadapi ketidakpastian, namun kondisi perekonomian semakin membaik tetapi tetap menjaga kewaspadaan.

Baca Juga : Lima Kementerian/Lembaga Perkuat Upaya Berantas Pinjaman Online Ilegal

"Alhamdulillah, di kwartal kedua tahun 2021 pertumbuhan ekonomi mencapai angka 7,07 % dengan tingkat inflasi yang terkendali di angka 1,52 % secara tahunan atau year on year (YoY). Angka inflasi itu, jelasnya, jauh di bawah target inflasi 2021 yaitu 3 %. Tetapi, imbuhnya, harus diketahui bahwa inflasi yang rendah juga bisa bukan hal yang menggembirakan karena bisa saja ini mengindikasikan turunnya daya beli masyarakat akibat pembatasan aktivitas dan mobilitas," sebut Presiden.

[br] Presiden menekankan beberapa hal untuk menjadi perhatian Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Pertama, tegasnya, terus menjaga ketersediaan stok dan stabilitas harga barang, utamanya barang kebutuhan pokok. Dalam kondisi daya beli masyarakat yang menurun, jelasnya, stabilitas harga bahan pangan penting bagi rakyat.

Jika ada hambatan, Presiden meminta agar segera selesaikan di lapangan. Artinya, harus banyak bekerja di lapangan, baik itu kendala di produksi maupun kendala di distribusi. Ditegaskannya, tiap kota harus cek, lihat lapangan, bagaimana, apakah ada kendala produksi, apakah ada kendala distribusi.

Selanjutnya yang kedua, kata Presiden, TPIP dan TPID diminta tidak hanya fokus mengendalikan inflasi saja tetapi juga harus proaktif mendorong sektor ekonomi yang tumbuh makin produktif. Serta membantu meningkatkan produktifitas petani dan nelayan, memperkuat sektor UMKM agar mampu bertahan dan naik kelas. Yang ketiga, lanjutnya, harus memanfaatkan momentum pandemi ini untuk meningkatkan nilai tambah di sektor pertanian karena di tengah pandemi Covid-19, sektor pertanian menjadi sektor unggulan, bisa tetap bergerak propduktif dan melibat banyak tenaga kerja.

Baca Juga : Pulihkan Ekonomi, Bobby Nasution Minta Pelaku Usaha di Medan Bisa Beradaptasi dengan Kondisi Pandemi Covid-19

Disebutkannya, di kwartal pertama tahun 2021, sektor pertanian mampu tumbuh positif 2,95%, kwartal kedua masih kembali tumbuh positif di angka 0,38%. Presiden yakin di kwartal ketiga, sektor pertanian masih bisa tumbuh lebih baik lagi karena potensi pasar masih tetap sangat besar baik di dalam negeri maupun untuk ekspor ke luar.

Terakhir, Presiden mengingatkan untuk tetap waspada dan hati-hati mengatur keseimbangan antara kesehatan dan perekonomian di kuartal ketiga 2021. Di satu sisi penyebaran Covid-19 tetap harus bisa dikendalikan, namun di sisi lain perekonomian juga tetap dijaga. Daya beli masyarakat, kata Presiden, harus ditingkatkan, untuk mendorong sisi demand, sisi permintaan, serta bisa menggerakkan mesin pertumbuhan ekonomi. (BS09)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Pertamina Sumbagut Dorong Kemandirian Ekonomi Warga, Hadirkan Foodcourt UMKM di Aceh Besar

Ekonomi

KADIN Medan Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dukung 5 Pilar Iklim Investasi Pemko Medan

Ekonomi

Dukung Promosi Produk UMKM, Pertamina Sumbagut Gelar Pasar Berkah Ramadan

Ekonomi

UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga Sumbagut Dibekali Pelatihan Fotografi Produk

Ekonomi

Kadin Sumut Gelar Workshop UMKM Batch 4

Ekonomi

Sejarah, Pemanasan Piala Dunia U-17 Digelar di Sumut, Bobby Nasution: Pembuktian Sumut Bisa Gelar Laga Internasional