Beritasumut.com - Memperingati hari UMKM Nasional pada 12 Agustus, KATALOQ berkerjasama dengan Asosiasi Guru Marketing Indonesia (AGMARI) melaksanan Program Berbasis Projek untuk mengawal langkah digitalisasi para pelaku UMKM di berbagai daerah. Kehadiran Platform KATALOQ dipercaya dapat membantu percepatan UMKM Go Digital.
KATALOQ Program Director dari ByteForce, David Adrias melalui siaran pers, Jumat (20/08/2021) mengatakan dengan platform KATALOQ, UMKM dapat memasarkan produknya secara daring yang sudah dilengkapi dengan fitur Customer Relationship Management (CRM) secara terstuktur dan rapi.
"Melalui kerjasama ini, KATALOQ menjadi platform pilihan untuk Program Pembelajaran Berbasis Projek (PBP). Koperasi dan UMKM adalah pilar ekonomi Bangsa Indonesia yang membawa asas gotong royong dan kejujuran. Hal ini menjadi inspirasi bagi kedua belah pihak untuk bekerjasama secara aktif dalam mengambil andil untuk kemajuan UMKM dengan melibatkan siswa-siswi SMK jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP) di seluruh Indonesia," jelas David.
Baca Juga : Bobby Nasution Minta Entrepreneur Manfaatkan Digitalisasi di Tengah Pandemi Covid-19
Dijelaskannya, KATALOQ menjadi wadah para siswa-siswi untuk secara langsung mensimulasikan teknik pemasaran digital sesuai jurusannya. "Selain bisa memberikan pengalaman, kesempatan mengembangkan pembelajaran kewirausahaan sejak dini juga dipercaya dapat menimbulkan semangat dan etos kerja untuk selalu tumbuh dan berkembang seiring dengan perubahan usia," papar David.
[br] “Kami dari KATALOQ siap mendampingi siswa-siswi dalam bimbingan kelompok bersama AGMARI untuk pengembangan soft skill dan hard skill, khususnya dari bisnis digital, sekaligus mengawal proses digitalisasi bersama para UMKM di sekitarannya,†tegas David Adrias.
Senada itu, Ketua Umum AGMARI, Pebrizayanti mengatakan hal ini sejalan dengan visi AGMARI untuk melahirkan tenaga kerja pemasaran yang cerdas, inovatif, dan profesional, sekaligus dapat bersaing di dunia kerja. “Melalui kolaborasi ini, siswa-siswi BDP dipercaya dapat memahami secara langsung proses end-to-end dalam berusaha secara daring,†ungkapnya.
Kedua pihak berharap kerjasama ini akan berjalan lancar, membuahkan dampak positif khususnya dalam hal menyiapkan dan menjamin kualitas lulusan SDM yang siap kerja dan bersaing menuju era Indonesia Emas. (Rel)