Beritasumut.com-Bupati Batu Bara Ir H Zahir MAP membuka kegiatan Sosialisasi Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (GRATIEKS) 2024 Komoditas Pertanian dalam rangka mensukseskan pembangunan pertanian di wilayah Asahan, Tanjung Balai, Batu Bara (ASTABAR). Bupati mengapresiasi atas edukasi yang diberikan kepada masyarakat pelaku Usaha dan UMKM tentang 'Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor' di Kabupaten Batu Bara. "Karena sosialisasi ini sangat berkaitan dengan Visi Misi Pemkab Batu Bara," ungkapnya dilansir dari laman batubara, Minggu (07/04/2021)."Kabupaten Batu Bara ditunjuk sebagai kawasan Industri Strategis Nasional oleh Bapak Presiden RI. Untuk itu perlu dipersiapkan dari segala hal untuk menunjang proyek tersebut. Salah satunya bekerjasama dengan berbagai pihak.Terlaksananya kegiatan ekspor yang baik, para pelaku usaha harus menjaga kualitas barang atau bahan yang ingin di kirim keluar Negeri." Baca Juga : Evaluasi Usai Kunker, Gubernur Sumut Ingatkan Pentingnya Pembangunan Daerah"Saya berharap, dengan pelaksanaan kegiatan Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Kabupaten Batu Bara ini, kiranya dapat mendorong dan mengedukasi para pelaku usaha UMKM untuk memasuki pasar ekspor atau pasar global, selain dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan capaian ekspor juga sebagai ajang untuk meningkatkan daya saing di pasar global, serta dapat meningkatkan Devisa Negara pada umumnya dan Kabupaten Batu Bara Khususnya di Masa Pandemi Covid-19," papar Bupati. Sementara itu, Kepala Pusat Kepatuhan Kerjasama Dan Informasi Perkarantinaan Ir Junaidi MM mengungapkan tugas karantina Pertanian salah satunya ialah bersosialisasi. Tujuan sosialisasi seperti ini untuk memenuhi target-target program Badan Karantina Pertanian."Sebagai informasi, di badan karantina merupakan pelayanan lintas semua sektor ekspor. Semua barang-barang yang akan diekspor harus melalui badan karantina, terkecuali besi, karena besi bisa mencemarkan bahan-bahan makanan," jelas Junaidi.(BS09)