Beritasumut.com - Wali Kota Medan, melalui Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Penyerapan APBD TA 2021 secara virtual dari ruang Command Center Kantor Wali Kota Medan, Jumat (18/06/2021). Rakor yang juga diikuti oleh Sekda dari seluruh Indonesia ini dibuka Irjen Kemendagri RI, Tumpak Haposan Simanjuntak.
Dalam rakor tersebut, Tumpak menyampaikan pertumbuhan ekonomi triwulan 1-2021 masih terkontraksi sebesar 0.74% namun kondisi ini menurutnya lebih baik dibandingkan pertumbuhan ekonomi pada triwulan 4-2020 yang terkontrasi sebesar 2.19%.
Karena itulah, Tumpak mendorong Pemerintah Provinsi dan Kab/Kota untuk melakukan percepatan belanja daerah agar pertumbuhan ekonomi secara nasional semakin membaik. "Dari data yang ada realisasi belanja APBD Provinsi tertinggi adalah Provinsi Gorontalo dan yang terendah Provinsi Papua Barat, sedangkan untuk realisasi belanja Kab/kota tertinggi Kabupaten Bandung Barat dan terendah Kabupaten Halmahera Tengah," ungkapnya.
Baca Juga : Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Mendagri Minta Pemda Segera Realisasikan Belanja APBD 2021
Dirinya menyampaikan langkah strategis percepatan realisasi APBD TA 2021 diiantaranya yaitu memberikan konsultasi dan bimbingan kepada Pemda yang akan melakukan perubahan anggaran, sehingga penggunaan anggaran lebih efisien, efektif dan dapat dipertanggung jawabkan.
[br] Selain itu, pihaknya juga merealisasikan belanja untuk penanganan Covid-19, Jaring Pengaman Sosial, dukungan Vaksinasi dan Insentif Tenaga Kesehatan. "Selanjutnya ialah menyelesaikan refocusing dan realokasi APBD TA 2021," pungkasnya. (Rel)