Beritasumut.com-Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Medan yang diketuai Arman Chandra bersama Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) Dr H Muhammad Isa Indrawan SE MM diwakili Abdul Razak Nasution melakukan pertemuan dengan Yang Mulia Duta Besar Belarus untuk Indonesia, Valery Kolesnik di Ruang Terbuka Unpad di Jalan Gatot Subroto, Km 4,5, Medan, Senin (07/06/2021). Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor Unpab, Dekan, Ka. Prodi, Pegawai, Dosen serta Mahasiswa lingkungan Unpab. Tampak hadir juga Pengurus Kadin Medan yakni Wakil Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan, Pemberdayaan M Iqbal Sinaga, Wakil Ketua Bidang Perhotelan, Restaurant dan Kuliner Ferry Dika Wardhana Erwan, Wakil Ketua Bidang Sosial, Pendidikan dan Kesehatan Inggit Luimenta, dan Komite tetap Sahala Siregar, Fakhrizal, M Rahman, Willem Hasli dan C Naibaho.Dalam kesempatan itu, Abdul Razak mewakili Rektor Unpab mengungkapkan rasa terima kasih atas kunjungan Duta Besar Belarus dan Kadin Medan yang sudah lama menjalin kerjasama yang baik dengan Unpab."Kita berharap tentunya kerjasama dengan Negara Belarus dan Kadin ini akan berjalan lebih baik lagi," ungkapnya.
Baca Juga : Pengurus KADIN Sumut dan KADIN Medan Terima Kunjungan Dubes Belarus
Unpab, kata Abdul Razak, saat ini berupaya untuk menjadi universitas kelas dunia yang diharapkan pada tahun 2033 itu akan terwujud.“Banyak hal yang harus kami lakukan banyak hal yang harus kami perbaiki. Kami bersyukur dan berterima kasih karena Dubes Belarus khususnya, pertimbangan petukaran mahasiswa atau transfer ilmu pengetahuan khususnya agraria," ujar Abdul Razak.Dubes Belarus untuk Indonesia, Valery Kolesnik mengatakan bahwa ini adalah kunjungan pertamanya di Sumatera Utara. Dia menyampaikan bahwa negara Belarus bisa menjadi negara yang kaya karena menanamkan investasi yang besar terhadap ilmu pengetahuan dan mengedepankan kualitas untuk dapat menciptakan produk-produk dan karya-karya yang baru. "Maka penting untuk membuka jaringan yang seluas-luasnya agar dapat menjadi negara dengan ekonomi yang maju," terangnya.Sementara itu, Arman Chandra selaku Ketua Kadin Medan menjelaskan latar belakang Kadin yang terbentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri yang menetapkan bahwa seluruh pengusaha Indonesia di bidang usaha negara, usaha koperasi dan usaha swasta secara bersama-sama membentuk organisasi Kamar Dagang dan Industri sebagai wadah dan wahana pembinaan, komunikasi, informasi, representasi, konsultasi, fasilitasi dan advokasi pengusaha Indonesia.(BS06)