Bupati Pakpak Baharat Tertarik dan Dukung Sistem Penanaman Pagar Ganda Segitiga

- Minggu, 09 Mei 2021 13:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir052021/_6726_Bupati-Pakpak-Baharat-Tertarik-dan-Dukung-Sistem-Penanaman-Pagar-Ganda-Segitiga.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT,COM/IST

Beritasumut.com-Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menyatakan sangat tertarik dan mendukung sistem penanaman Pagar Ganda Segitiga (PGS) atau tumpang sari pada tanaman kopi dengan jarak tanaman 1.30 x 165 di lahan salah satu kelompok tani binaan sebagai salah satu perusahaan kopi terbesar di Dunia, yaitu Starbucks di Desa Siempat Rube I, Kecamatan Siempat Rube, Kabupaten Pakpak Bharat. Pihak Starbucks Indonesia menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan petani kopi dengan memberikan pelatihan bagi kelompok petani lokal mulai pembibitan, cara penanaman, cara perawatan dan lainnya secara gratis dengan sistem penanaman PGS serta menerapkan praktik-praktik pertanian lestari untuk menumbuhkan varietas unggul yang akan mendukung perekonomian petani.

Uji coba PGS pada tanaman kopi tersebut bahwa dengan sistem PGS disamping meningkatkan populasi dapat juga ditanami dengan tanaman lain atau sistem tumpang sari.

Baca Juga : Bertemu Kadis Pendidikan Sumut, Wabup Bahas Minimnya Tenaga Guru di Pakpak Bharat

Dilansir dari laman pakpakbharatkab.go.id, Minggu (09/05/20/2021), untuk hasilnya nanti pihak Starbucks langsung menampung dari para petani. Adapun jenis kopi dalam program pengembangan ini adalah Komposit Andung Sari Tiga, Andung sari satu dan jenis kopi Sigarar utang. Pihak Starbucks mengatakan saat ini mereka fokus untuk membina kelompok tani Jabi-jabi Siempat rube dan diharapkan kedepannya akan bisa lebih berkembang di Pakpak Bharat karena pihak Starbucks menilai setelah masyarakat melihat hasilnya, otomatis warga lainnya nanti secara otomatis sudah tertarik untuk mengembangkan sendiri. Untuk itu peran serta masyarakat dan gotong royong sangat dibutuhkan.[br] Sementara itu, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor mengatakan menyampaikan ucapan terima kasih kepada starbucks bisa mengedukasi dan memperhatikan Pakpak Bharat khususnya Desa Siempat Rube I. Bupati juga mengatakan dirinya mendukung seluruh program pertanian di Kabupaten Pakpak Bharat termasuk budidaya kopi ini, bahkan dirinya siap jika lahan miliknya dijadikan sebagai lahan percontohan pertanian.Namun demi kemajuan bersama, Bupati menilai perlunya niat yang kuat dari masyarakat serta budaya gotong-royong (mersiurupen) seperti tradisi Pakpak sejak dulu, perlu dibangkitkan kembali dalam berbagi pengetahuan ilmu bertani sehingga bisa meningkatkan penghasilan masyarakat. "Kalau mau maju mari kita mersiurupan atau bergotong royong untuk bagaimana cara bertani yang benar serta semangat yang kuat dari masyarakat. Dan kita mesti bersyukur kepada pihak Starbucks yang telah mau memberikan kesempatan kepada masyarakat di sini," kata Bupati.Salah satu anggota kelompok tani Jabi-jabi, E Padang mengatakan sangat semangat dan bangga dengan atas dukungan Bupati Franc pada program ini."Dalam percontohan ini atau sample akan mengupayakan secara maksimal dan nantinya bisa menjadi contoh bagi masyarakat atau kelompok tani lainnya," ujar E Padang.(BS09)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Sukseskan Berbagai Agenda Nasional di Sumut, Pj Gubernur Ucapkan Terima Kasih atas Dukungan Forkopimda

Ekonomi

Walikota Medan Hadiri Silaturahmi Forkopimda se-Sumut

Ekonomi

Pj Gubernur Sumut Launching Brand Tunggal ‘Kopi Sumut’

Ekonomi

Walikota Medan Hadiri Rakor Kepala Daerah dan Forkopimda, Penguatan Pemangku Kebijakan Bangun Sumut

Ekonomi

Pimpin Rapat Perdana bersama OPD, Pj GubernurSampaikan Sejumlah Program Prioritas

Ekonomi

Bangunan Gudang di Jalan Kebun Kopi, Gang Kolam Pancing Berdiri Kokoh Tanpa IMB