Kemenperin Akselerasi Pengembangan SDM Industri Lewat PIDI 4.0

- Jumat, 09 April 2021 20:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042021/_1813_Kemenperin-Akselerasi-Pengembangan-SDM-Industri-Lewat-PIDI-4-0.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com - Kementerian Perindustrian terus mendukung pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Industri agar bisa berdaya saing dalam era Industri 4.0. SDM berperan penting dalam mendukung aktivitas industri sehingga bisa lebih produktif, inovatif dan kompetitif. Selain itu, SDM perlu memiliki skill untuk dapat mengoperasikan teknologi terkini.

“Implementasi industri 4.0 tidak lepas dari keahlian tenaga kerja industri dalam penerapannya, karenanya Kemenperin mendorong peningkatan kualitas SDM industri, salah satunya melalui reskilling dan upskilling,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat membuka Pra-Konferensi Hannover Messe 2021 dengan tema Accelerate Your Transformation Through PIDI 4.0 di Jakarta, dilansir dari Kemenperin.go.id, Jumat (09/04/2021).

Implementasi Industri 4.0 yang masih menghadapi tantangan, sambungnya, memacu Kemenperin untuk berupaya meningkatkan tingkat adopsi industri 4.0. Pasalnya, saat ini baru sekitar 21% industri yang mengadopsi teknologi industri 4.0, namun 79% di antaranya masih dalam tahapan uji coba (pilot) tanpa melakukan scale up.

Baca Juga : Menko Perekonomian: Presiden RI dan Kanselir Jerman Akan Buka Hannover Messe Secara Virtual

Karenanya, Kementerian Perindustrian mendirikanPusat Inovasi dan Pengembangan SDM Industri (PIDI4.0) untuk memberikan pengalaman langsung dan pendampingan kepada industri dalam penerapan industri 4.0. “PIDI 4.0 akan menjadi pusat pembelajaran manufaktur digital yang membantu perusahaan mengembangkan operasi, desain, dan produktivitas mereka di seluruh rantai nilai,” jelas Menperin.

[br] PIDI 4.0 merupakan pusat pembelajaran manufaktur digital yang membantu perusahaan mengembangkan operasi, desain, dan produktivitas mereka di seluruh rantai nilai. “PIDI 4.0 memiliki visi sebagai solusi satu atap penerapan industri 4.0 di Indonesia dan Jendela Indonesia 4.0 untuk dunia,” papar Menperin.

Menperin menyampaikan, PIDI 4.0 akan dijalankan dengan konsep kemitraan dan Kerjasama pemanfaatan antara pemerintah dan swasta. Oleh sebab itu kegiatan pre-conference yang membahas mengenai PIDI 4.0 ini penting bagi seluruh stakeholder industri 4,0 untuk bergabung dan berkontribusi aktif dalam mengakselerasi transformasi Industri 4.0 di Indonesia melalui PIDI 4.0.

“Melalui kegiatan pra-konferensi ini, kami mengajak dan mengundang para pelaku usaha industri, Technology provider, service provider, accelerator, institusi litbang dan seluruh stakeholder industri 4,0 untuk bergabung dan berkontribusi aktif dalam mengakselerasi transformasi Industri 4.0 di Indonesia melalui PIDI 4.0”, imbau Menperin.

Baca Juga : Transformasi Pembangunan Industri Berkelanjutan, Kemenperin Dukung Konsep Industri Hijau

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Arus Gunawan menyampaikan, PIDI 4.0 akan memiliki dan menjalankan 5 fungsi yaitu sebagai showcase center, capability center, ecosystem for Industry 4.0, delivery center, serta innovation center.

[br] Selain itu, Kemenperin juga mengembangkan jaringan satelit PIDI 4.0 pada satuan kerja di lingkungan Kementerian Perindustrian, serta beberapa industri yang menjadi lighthouse Industri 4.0. “Satelit PIDI 4.0 di berbagai daerah dan bidang keahlian diharapkan mendukung target transformasi industri 4.0 yang ditetapkan pada lima pilar PIDI 4.0,” papar Arus.

Arus menyampaikan, terdapat sejumlah stakeholder yang telah menyatakan niat untuk menjadi bagian dari ekosistem PIDI 4.0, antara lain perusahaan technology provider dan institusi pendidikan.

Pada kesempatan ini, juga ditandatangani Memorandum of Understanding (MoU) antara BPSDMI dengan PT.Schneider Electric Indonesia, Arcstone Pte, Ltd, dan Zyfra. “Dengan MoU ini, diharapkan dapat mendorong terbentuknya sinergi dan kolaborasi untuk mempercepat penerapan industri 4.0 di Indonesia,” tutup Kepala BPSDMI. (BS09)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Arus Balik Lebaran, Pertamina Sumbagut Bersama Staf Khusus Menteri ESDM Pastikan Kesiapan Layanan Energi

Ekonomi

Perkuat Praktik Industri Hijau, UPER Gelar Green Chemistry for Industrial Excellence 2025

Ekonomi

Dorong Percepatan Investasi Kawasan Industri Terpadu Kadin Sumut Bertemu PT JIEP dan BPS

Ekonomi

Abaikan 'Noise', Kadin Sumut Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimis Hadapi Tantangan Ekonomi

Ekonomi

Resmikan Terminal Ferry International Gold Coast, Menko AHY: Untuk Memperkuat Konektivitas

Ekonomi

Pemko Pematangsiantar Dukung Ground Check KPM oleh SDM PKH