Pemerintah Beri Bantuan Modal Kerja Senilai Rp2,4 Juta, Pelaku UMK Harus Bertahan di Tengah Pandemi

- Sabtu, 09 Januari 2021 19:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir012021/_6308_Pemerintah-Beri-Bantuan-Modal-Kerja-Senilai-Rp2-4-Juta--Pelaku-UMK-Harus-Bertahan-di-Tengah-Pandemi.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Situasi pandemi yang dirasakan Indonesia dan sebagian besar negara-negara dunia menimbulkan dampak yang tidak sedikit. Baik dari sisi kesehatan, maupun dari sisi ekonomi. Salah satu kalangan masyarakat yang sangat merasakan dampak tersebut ialah para pelaku usaha mikro dan kecil (UMK), di mana penurunan omzet menjadi keluhan yang biasa terdengar.

Presiden RI Ir H Joko Widodo (Jokowi) berulang kali mendengarkan keluhan tersebut. Para pelaku UMK yang biasa ditemuinya, mulai dari pedagang rumahan, asongan, atau kaki lima kerap kali mengeluhkan penurunan omzet hingga dua atau bahkan tiga kali lipat setelah datangnya pandemi ini.

“Saya tahu karena karena saya bertemu seperti ini tidak hanya sekali atau dua kali. Di Jakarta, Bogor, maupun daerah lainnya keadaannya sama, omzet pasti turun, keuntungan usaha pasti turun,” ujarnya saat menyerahkan Bantuan Modal Kerja (BMK) kepada para pelaku UMK dengan didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, di teras Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (08/01/2021).

Keadaan serupa itu nyatanya tidak hanya terjadi di Indonesia. Negara-negara lain, yang bahkan tergolong sebagai negara maju sekalipun, juga merasakan pukulan dari dampak pandemi Covid-19 ini. Meski demikian, Presiden memahami kesulitan dan beban berat yang dirasakan. Sejumlah program bantuan pemerintah telah dan akan terus digulirkan kepada masyarakat terdampak. Bagi para pelaku UMK,

Presiden Joko Widodo dalam berbagai kesempatan juga rutin memberikan bantuan berupa modal kerja agar usaha-usaha yang dijalankan pelaku UMK dapat terus bertahan. “Oleh sebab itu, pada kesempatan yang baik ini saya memberikan bantuan modal kerja. Isinya Rp2,4 juta. Ini agar ibu dan bapak sekalian pakai untuk tambahan modal usaha atau menambah dagangan sehingga bisa membesarkan usaha,” tuturnya, dilansir dari Kominfo.go.id, Sabtu (09/01/2021).

Kepala Negara berharap agar situasi pandemi ini dihadapi dengan semangat dan kerja keras pantang menyerah agar dapat bersama melalui situasi sulit saat ini. Apalagi, dalam waktu dekat, pemerintah juga akan menjalankan program vaksinasi Covid-19 yang dapat diikuti secara gratis oleh masyarakat. “Tapi memang keadaan belum bisa kembali langsung normal. Oleh sebab itu saya titip kepada Bapak/Ibu sekalian sampaikan ke tetangga, teman-teman, agar tetap disiplin menjaga protokol kesehatan. Disiplin pakai masker, cuci tangan habis kegiatan, jaga jarak,” ucapnya.

Dalam acara penyerahan kali ini, sebanyak 50 pelaku UMK dari sejumlah wilayah Kota dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, hadir dalam dua sesi terpisah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat untuk menerima langsung bantuan dari Presiden tersebut. Para pelaku usaha yang hadir itu sebelumnya juga telah menjalani uji kesehatan yang diperlukan. (BS09)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Pertamina Sumbagut Dorong Kemandirian Ekonomi Warga, Hadirkan Foodcourt UMKM di Aceh Besar

Ekonomi

Dukung Promosi Produk UMKM, Pertamina Sumbagut Gelar Pasar Berkah Ramadan

Ekonomi

UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga Sumbagut Dibekali Pelatihan Fotografi Produk

Ekonomi

Kadin Sumut Gelar Workshop UMKM Batch 4

Ekonomi

Pertamina UMK Academy 2025 Dukung Pelaku Usaha Semakin Maju dan Naik Kelas

Ekonomi

Walikota Medan Berharap Plaza UMKM Jadi Wadah Dorong Pengembangan Usaha Masyarakat