Ketum Kadin: UMKM Siap Andil dalam Pelayanan Haji Indonesia

- Sabtu, 25 Juli 2020 23:05 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir072020/_7143_Ketum-Kadin--UMKM-Siap-Andil-dalam-Pelayanan-Haji-Indonesia.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan kesiapannya untuk andil dalam pelayanan haji Indonesia. Hal ini disampaikan Rosan saat bertemu dengan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi, di Kantor Kementerian Agama, Jakarta.

“Kami harapkan dukungan Kementerian Agama agar KADIN bisa ikut andil dalam pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi, khususnya dalam penyediaan makanan siap saji untuk jemaah,” ujarnya dilansir dari laman kadin, Sabtu (25/07/2020).

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komite Bilateral Timur Tengah KADIN Fachri Thalib mengungkapkan pihaknya mendorong peningkatan eksport agar bisa berpartipasi pada pelayanan haji.

Dia mengatakan, sudah lama melakukan pembicaraan kerjasama ini, lama bahkan sudah hampir ke arah tanda tangan. Namun ada anjuran agar kerjasama ini didampingi pemerintah.

Fachri menyampaikan, saat ini pengusaha KADIN sudah siap dan sanggup memenuhi kebutuhan makanan siap saji bagi jemaah haji.“Apabila kerjasama dapat dilakukan, maka dapat mendorong peningkatan UMKM. Dengan 400 cabang yang tersebar di seluruh daerah kabupaten kota, posisi UMKM akan naik. “Diaspora sudah memakai produk binaan KADIN, sehingga produk-produk UMKM dikenal di penjuru dunia. Harapan ini juga kiranya jemaah haji Indonesia bisa menggunakan produk KADIN,” harap Fachri

Menanggapi permintaan KADIN, Menag menyampaikan pesan Presiden yang melihat penerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. “Pemerintah tidak akan mengeluarkan anggaran apabila ekonomi tidak jelas,” tegasnya.

Diakui Menag untuk penyelenggaraan haji sampai saat ini memang belum maksimal. Harapannya sebagai kontingen terbesar, jemaah haji akan dapat pelayanan maksimal. Ia menambahkan, bahwa kita harus bisa memanfaatkan momen ini, jangan sampai orang lain memanfaatkannya.Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Ramadhan Harisman mengungkapkan hal senada. Untuk kebutuhan bumbu asli Indonesia misalnya, saat ini baru setengah dari kebutuhan yang bisa terpenuhi. “Dari 600 ton, baru 300 ton yang bisa kita penuhi,” jelasnya.

Dia pun mengungkapkan untuk pemenuhan konsumsi jemaah haji Indonesia di Arab Saudi saat ini sebagian masih menggunakan bahan baku pangan dari negara lain. Diakui Ramadan, untuk kebutuhan bahan baku pangan, Vietnam, Thailand, Laos memenuhi pasar bahan pokok di Arab Saudi. “Seperti beras, kita masih menggunakan beras dari Thailand,” pungkasnya.(BS09)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

LPA Deli Serdang Jenguk Anak Korban Kekerasan asal Dairi di RSU Haji Medan

Ekonomi

Koordinasi Tim Task Force KADIN Sumut Implementasi Permenkum Nomor 49 Tahun 2025

Ekonomi

KADIN Rayakan HUT Ke-58 dan Gelar Rapimprov Serentak Se-Indonesia

Ekonomi

Ketua KADIN Medan Arman Chandra Diangkat Jadi Anggota Kehormatan PGI Bireuen, Kado Istimewa di Hari Ulang Tahun

Ekonomi

Arman Chandra Menerima IKAL Aceh untuk Memperkokoh Ketahanan Nasional

Ekonomi

Siap Jadi Motor Penggerak Investasi, Arman Chandra: Dukungan dan Kemudahan Yang Diberikan Pemko Medan Adalah Amunisi Utama Kami