Selesai Akhir 2019, Pemerintah Bangun Jembatan Manula Hubungkan Provinsi Bengkulu dan Lampung

Herman - Sabtu, 08 Februari 2020 13:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir022020/308_Selesai-Akhir-2019--Pemerintah-Bangun-Jembatan-Manula-Hubungkan-Provinsi-Bengkulu-dan-Lampung.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui akun twitternya menyampaikan bahwa Pemerintah telah membangun jembatan sepanjang 215 meter yang merupakan ruas jalan nasional dan menghubungkan Provinsi Bengkulu dengan Provinsi Lampung. 

 

“Inilah Jembatan Manula, yang dibangun Kementerian PUPR dan selesai akhir 2019 lalu. Lokasinya diapit dinding tebing hutan lindung yang indah. Layak untuk berswafoto,” cuit akun twitter @jokowi, Jumat (07/02/2020). 

 

Sementara itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Pemerintah memprioritaskan pembangunan infrastruktur konektivitas di berbagai wilayah untuk meningkatkan daya saing nasional dan pemerataan hasil pembangunan, sekaligus mengurangi disparitas antar wilayah. “Daya tahan Indonesia sangat tergantung pada ketangguhan infrastruktur yang kita miliki, di kota, di desa, di kawasan pedalaman, di kawasan perbatasan, serta pulau-pulau terluar dan terdepan,” katanya. 

 

Kepala BPJN III Padang H Aidil Fiqri mengatakan, terbangunnya Jembatan Manula tersebut secara otomatis membuat konektivitas semakin lancar, karena untuk mempermudah akses yang menghubungkan Provinsi Bengkulu dengan Provinsi Lambung. 

Menurutnya, jembatan yang berada di Desa Tebing Rambutan, Kecamatan Nasal dan diberi nama ‘Jembatan Manula’ tersebut dibutuhkan sekali untuk menggantikan jembatan lama yang posisinya berada di hilir, kondisi jalannya menanjak menikung tajam sehingga banyak terjadi kecelakaan terutama kendaraan besar dan bermuatan berat yang tidak sanggup menanjak. “Selain itu, jembatan ini menjadi poros atau urat nadi yang menghubungkan antara Sumatera Barat–Bengkulu dan Lampung,” tambahnya. 

 

Adapun tahap pekerjaan jembatan ini dilakukan secara bertahap yaitu tahun 2010-2012 dengan melakukan Survei Desain (DED) serta pembebasan lahan. Ditahun 2013-2014 Konstruksi Tahap I oleh PT. Nindya Karya, kemudian di tahun 2016 Konstruksi Tahap II oleh PT. Cahaya Tunggal Abadi. Sedangkan tahun 2017 Konstruksi Tahap III dikerjakan oleh PT. Trigaya Ciptamarga, dan dilanjutkan pada tahun 2019 Konstruksi Tahap IV oleh PT. Surya Alnusa Mandiri. Pembangunan jembatan dari awal dikerjakan hingga selesai dilaksanakan, menghabiskan biaya keseluruhan Rp168 miliar. Khusus tahun 2019, anggaran pembangunan jembatan menelan biaya Rp20,4 miliar. 

 

Lebih lanjut Ia menjelaskan, spesifikasi Jembatan Manula yang dibangun yakni panjang jembatan 215 meter, lebar jembatan 10,5 meter, bentang jembatan sebanyak 6 bentang, serta kontruksi atas jembatan Beton PCI panjang 35 meter dan kontruksi pondasi memakai tiang pancang baja. 

 

Asal muasalnya dinamakan Jembatan Manula ini, bentuk penghargaan dan penghormatan kepada salah seorang tokoh yang dimakamkan di sekitar jembatan ini, yaitu Syekh Aminullah sehingga didialekkan oleh warga setempat dengan menyebut Aminullah dengan sebutan Jembatan Manula.(rel)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Kunker ke Singkawang, Menko AHY Hadiri Perayaan Cap Go Meh dan Cek Pembangunan Infrastruktur

Ekonomi

Resmikan Terminal Ferry International Gold Coast, Menko AHY: Untuk Memperkuat Konektivitas

Ekonomi

Apresiasi Pengelolaan Arus Mudik-Balik Lebaran, Menko AHY: Ini Kontribusi dari Semua Pihak

Ekonomi

Hutama Karya Terapkan Pembatasan Angkutan Barang di Sejumlah Ruas Tol Trans Sumatera Selama Arus Mudik Lebaran 2025

Ekonomi

Jalan Tol Pekanbaru-Padang, Aceh-Padang, Palembang-Betung Dioperasikan 24 Maret

Ekonomi

Potongan 20% Tarif Tol Trans Sumatera, Sambut Mudik Lebaran 2025