Di Sumut Banyak Kerajinan, Wagubsu Apresiasi Gelaran Eco Fashion Week Indonesia 2019

- Kamis, 05 Desember 2019 20:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir122019/4981_Di-Sumut-Banyak-Kerajinan--Wagubsu-Apresiasi-Gelaran-Eco-Fashion-Week-Indonesia-2019.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah mengapresiasi Eco Fashion Week Indonesia 2019 yang diadakan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), melalui Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal, di Sarinah, Jalan M H Thamrin, Jakarta, Kamis (05/12/2019).

 

“Saya melihat acara ini baik sekali, karena potensi daerah bisa tereksplorasi dan terpublikasi dengan baik, terkhusus kerajinan daerah dari Indonesia, apalagi Sumut juga punya banyak sekali kerajinan,” ujar Wagubsu.

 

Diharapkan juga dengan banyaknya acara seperti itu, pengrajin dan hasil kerajinannya yang selama ini tidak terekspose dapat lebih dikenal. Bukan hanya pada tingkatan nasional, bahkan internasional.“Semoga dengan kegiatan ini, potensi daerah semakin terpublikasi dan dipromosikan sehingga kerajinan-kerajinan dapat dikenal dan memberi kesejahteraan pada masyarakat,” ujar Wagub.

 

Wagub juga mengharapkan agar kegiatan tersebut dapat terus berkesinambungan. Misalnya dengan masuk ke dalam kalender event nasional. Dengan begitu, nantinya akan banyak masyarakat yang antusias dengan kegiatan ini.“Dengan masuk kalender event, orang bisa datang melihat dan merencanakan dari jauh hari,” kata Musa Rajekshah.

 

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mengharapkan, acara tersebut tidak hanya diadakan di Jakarta. Tapi juga diadakan keliling Indonesia. “Mudah-mudahan terus berkembang, saya usul kalau bisa ada saatnya nanti tidak dilaksanakan di Jakarta, kalau bisa keliling Indonesia, itulah bumi kita, itulah rumah kita,” ujar Abdul Halim.

 

Pada kegiatan tersebut, dipamerkan karya pengrajin yang berasal dari daerah tertinggal seperti Kabupaten Boti, Nusa Tenggara Timur. Abdul Halim juga berharap dengan diadakannya Eco Fashion Week, hasil karya pengrajin Indonesia dapat lebih dikenal di dunia internasional. Dengan begitu, taraf ekonomi para pengrajin daerah tertinggal dapat meningkat.

 

"Harapan saya, bagaimana segala sesuatu yang selama ini ada di bumi Indonesia dapat diangkat dan milik lokal menjadi milik dunia sehingga di manapun kita bisa memperkenalkan Indonesia memang sangat kaya, beragam, tetapi Indonesia tetap satu," kata Abdul Halim.

 

Eco Fashion Week Indonesia 2019 diadakan mulai tanggal 5 hingga 7 Desember 2019. Kegiatan diisi dengan berbagai acara di antaranya Fashion Show koleksi Kemendes PDTT, Workshop terkait Pencelupan Warna Kehijauan, Fashion Show koleksi Dekranasda Kabupaten Dairi dan Inalum, Talkshow membahas tentang Vegan Fashion vs Isi Piringku. Workshop terkait Nature 1:3:5 Zero Waste Concept, Fashion Show koleksi Kemendes PDTT Tahun 2018-2019 hasil Live in Designer, Fashion Show koleksi Badan Restorasi Gambut, serta Talkshow membahas tentang Noken.(BS03)

 


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Pj Gubernur Sumut Hadiri Rapat Paripurna DPRD Penetapan Paslon Gubernur dan Wagub Terpilih Sumut Hasil Pilkada 2024

Ekonomi

Ikuti Paripurna Pengumuman Penetapan Gubsu-Wagubsu Terpilih, Bobby Nasution: Insya Allah Amanah Ini Kami Jalankan Sebaik-baiknya

Ekonomi

Ijeck Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pengarah Tim Pemenangan Bobby-Surya di Pilgub Sumut

Ekonomi

Hadiri Pengajian Akbar MTP IPHI, Ijeck: Jaga Silaturahmi dan Kemabruran Haji

Ekonomi

Ijeck dan Gramedia Luncurkan Buku Dadak Tidak Pernah Pergi, Gus Dhofir: Haji Anif Ibarat Laboratorium

Ekonomi

Kunjungi Sumut, Dubes Malaysia dan Wagub Sumut Sepakat Pererat Kerja Sama Bilateral