Pemerintah Indonesia Jalin Kerjasama dengan Jepang, Tingkatkan Investasi di Sektor Industri

- Rabu, 29 Mei 2019 15:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir052019/9005_Pemerintah-Indonesia-Jalin-Kerjasama-dengan-Jepang--Tingkatkan-Investasi-di-Sektor-Industri.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan kerjasama bilateral dengan negara Jepang di bidang ekonomi, termasuk peningkatan investasi sektor industri. Guna membuka peluang sinergi kedua negara ini, Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto melakukan kunjungan kerja ke Negeri Sakura selama empat hari pada tanggal 28-31 Mei 2019.

 

“Dalam upaya meningkatkan daya saing manufaktur nasional di era industri 4.0, pemerintah perlu melakukan langkah-langkah strategis melalui penguatan kerja sama. Salah satunya dengan Jepang sebagai mitra strategis, yang selama ini hubungan perdagangan kedua negara terus mengalami peningkatan,” kata Menperin Airlangga Hartarto di Jakarta, Selasa (27/05/2019) malam.

 

Adapun rangkaian kegiatan Menperin di Jepang, antara lain bertemu dengan sejumlah direksi dari perusahaan besar seperti Sojitz Corporation, Nippon Steel dan Fujitrans. Selain itu, dijadwalkan pula pertemuan dengan asosiasi usaha, Keidanren. “Kami akan mendorong pengembangan industri kimia. Hal ini akan dibahas pada pertemuan kami dengan direksi Sojitz Corporation,” terangnya.

 

Beberapa waktu lalu, Sojitz Corporation telah menyatakan minatnya untuk membangun pabrik methanol kedua di Indonesia. Sojitz Group yang memiliki sekitar 400 anak perusahaan dan afiliasi, baik yang berlokasi di Jepang maupun di seluruh dunia, mengembangkan operasinya secara luas sebagai perusahaan dagang di banyak negara dan wilayah. Mereka berinvestasi di beragam sektor seperti otomotif, sumber daya energi dan mineral, bahan kimia, bahan baku pangan, agrikultur, hasil hutan, barang konsumsi, serta kawasan industri. “Kami akan bertemu juga dengan federasi bisnis Jepang, Keindanren yang merupakan organisasi ekonomi yang komprehensif dengan keanggotaan terdiri dari 1.376 perusahaan perwakilan Jepang, 109 asosiasi industri nasional dan 47 organisasi ekonomi regional,” tutur Airlangga.

 

Menurutnya, peningkatan investasi sangat penting untuk mendongkrak kemampuan manufaktur nasional agar lebih berdaya saing global. Investasi Jepang di Indonesia merupakan yang terbesar kedua pada tahun 2017. Peningkatan investasi sepanjang periode 2013 hingga 2017 melonjak pesat, dari sebelumnya 1.438 perusahaan menjadi 1.911 perusahaan. Selanjutnya, dalam upaya menguatkan sektor industri baja nasional, Menperin bertemu dengan jajaran direksi Nippon Steel. “Industri baja merupakan sektor hulu atau disebut juga mother of industries karena berperan penting untuk memasok kebutuhan bahan baku dalam mendukung proyek infrastruktur dan menopang kegiatan sektor industri lainnya,” ujar Airlangga.

 

Hal tersebut sejalan dengan upaya Kementerian Perindustrian yang sedang fokus mengakselerasi pembangunan klaster industri baja di Cilegon, Banten yang ditargetkan bisa memproduksi hingga 10 juta ton baja pada tahun 2025. Selain itu, Kemenperin juga mempercepat pembangunan klaster industri baja di Batulicin, Kalimantan Selatan dan Morowali, Sulawesi Tengah. Di samping itu, Menperin akan melakukan pertemuan dengan jajaran direksi Fujitrans Corporation, yang merupakan perusahan penyedia layanan logistik kepada pelanggan di Jepang dan internasional. 

 

Perusahaan ini menawarkan layanan di bidang bongkar muat, pergudangan, bea cukai, pengiriman domestik, transportasi laut, agen asuransi terhadap kerugian, penanganan pengiriman, pengemasan dan lainnya. Perusahaan ini juga mengoperasikan kapal yang dimiliki atau disewa perusahaan yang menawarkan transportasi laut untuk berbagai kargo di seluruh Jepang. (BS06)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Kemenperin Gelar Kampanye #SemuanyaAdaDisini, Dorong Penjualan Produk-Produk Lokal

Ekonomi

Kemenperin dan Pemda Kawal Ketat Industri yang Beroperasi Saat PSBB Akibat Covid-19

Ekonomi

Ini Tiga Pesan Presiden Jokowi Kepada Jajarannya Menjelang Persiapan Ramadan

Ekonomi

AMMDes Pacu Produktivitas Masyarakat Desa, Siap Ekspor ke 49 Negara

Ekonomi

Taufik Bawezier: Produk Pelumas Dalam dan Luar Negeri Harus Diregister SNI

Ekonomi

Abdul Kharis Almasyhari Dukung Sikap Pemerintah Indonesia Terkait Qatar