Menhub Dorong Helikopter Jadi Transportasi Pilihan di Kota-Kota Besar

Herman - Kamis, 27 September 2018 08:52 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092018/4568_Menhub-Dorong-Helikopter-Jadi-Transportasi-Pilihan-di-Kota-Kota-Besar.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan akan mendorong helikopter menjadi alat transportasi pilihan di kota-kota besar yang rentan dengan kemacetan, termasuk juga untuk melayani penerbangan antar kota di Pulau Jawa, Kalimantan, maupun Papua.

 

“Yang paling penting dulu memang Jakarta karena memang Jakarta lalu lintasnya ini luar biasa. Jaraknya cukup jauh, ini akan kita prioritaskan Jakarta menjadi suatu model kalau Jakarta sudah selesai dengan suatu cara yang baik, governance, dan berkeselamatan, baru kita ke kota-kota yang lain,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi K Sumadi usai membuka acara Rotary Wing Indonesia Conference 2018 di Jakarta, Rabu (26/09/2018).

 

Selain mendorong helikopter dapat menjadi transportasi pilihan di kota besar seperti Jakarta, Menhub  juga berharap ke depan ini nantinya helikopter juga dapat menjadi alternatif transportasi di kota-kota lain di Indonesia. Termasuk di antaranya melayani penerbangan antar kota di Pulau Jawa, Kalimantan, maupun Papua.

 

Menurut Menhub, saat ini sudah terdapat beberapa rute yang akan diuji coba. Untuk itu, Menhub akan memastikan aspek keselamatan dari rute helikopeter ini.

 

Direktur Utama Airnav Indonesia Novie Riyanto yang hadir di acara tersebut membenarkan bahwa nanti akan diatur lebih lanjut aturan tentang operasional penerbangan helikopter di wilayah perkotaan.

 

“Operasional, sertifikasinya bagaimana, rutenya bagaimana, ketentuan terbangnya seperti apa, misalnya ada suatu kejadian cuaca buruk harus seperti apa, ini nanti kita atur secara tegas ya,” ujar Novie, seperti dilansir setkab.go.id.

 

Novie mengaku saat ini sudah ada aturan yang mengatur tentang operasional helikopter akan tetapi perlu ada penyesuaian dengan kondisi saat ini.

 

Terkait peralatan dan perlengkapan yang diperlukan dan rute terbang helikopter pihaknya mengaku telah siap untuk melayani penerbangan helikopter. Novie menyebut kesiapannya telah mencapai 100%.(BS01)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Dishub Sumut Sebut 29 Kapal Laik Berlayar

Ekonomi

Wakil Walikota Medan Gunakan Bus Listrik Berangkat ke Kantor

Ekonomi

Dishub Sumut Siapkan Mudik Lebaran 2025, Pastikan Jalur Aman, Cek Kendaraan, dan Mudik Gratis Tiga Moda

Ekonomi

Cuaca Ekstrem, Menhub Minta Penyelenggara Transportasi Waspada

Ekonomi

Transportasi Massal, Pemko Medan Luncurkan 60 Bus Listrik

Ekonomi

Cegah Risiko Kecelakaan, Dishub Sumut Gelar Rampcheck Jelang Mudik Nataru 2024-2025