Beritasumut.com-Tim The Belt and Road Bamboo Art Development Aliance Sichuan China merupakan sebuah Organisasi dari Pemerintah China yang mengembangkan pemberdayaan masyarakat desa khususnya pengrajin dan petani bambu di jalur Sutra Asia tenggara yang memberikan bantuan teknik budidaya bambu dan meningkatkan teknik pengrajin bambu agar memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi, sehingga masyarakat disepanjang jalur Sutra tersebut menjadi makmur. Hal itu dikatakan Bupati H Ashari Tambunan didampingi Asisten II Hj Saadah Lubis MAP Kadis Perindag Ir Ramlan Refis MSi, Kadis Koperasi H Tarmiji SH, Kadis Pertanian Ir Samsul Bahri MMA dan pimpinan OPD terkait lainnya saat menerima Audiensi Organisasi Pengrajin Bambu Asean dipimpin Chen Yuhana, Chairman (ahli bambu) Li Yue (executive Chairman) bersama juru bicara Ali Jhonson dan anggota tim lainnya di ruang rapat Kantor Bupati Deli Serdang, Lubuk Pakam, guna menjalin kerjasama sekaligus melihat langsung dan bertemu dengan pengrajin bambu serta meninjau perkebunan bambu di daerah ini. Ketua Tim Chen Yuhana menjelaskan program ini telah berkembang di China yang disebut One Belt and Road yaitu program untuk memajukan dan mensejahterakan kehidupan rakyat di sepanjang jalur sutra, mereka bermaksud menyelenggarakan pelatihan dan bimbingan teknik pengolahan bambu yang bernilai ekonomis tinggi dan budidaya bambu di Kabupaten Deliserdang dengan pola people to people antara Ahli Budidaya Tanaman dan pengolahan bahan bambu dengan pengrajin/petani bambu di Deliserdang, seraya menunjukkan contoh produk unggulan dan laris dipasaran berupa dompet dan kipas yang dalam pengerjaannya cukup bagus dan halus. Kadis Perindag Ir Ramlan Refis Msi menjelaskan program ini bersifat non profit bantuan Pemerintah China dan pelaku usaha Aliansi Pengrajin Bambu China."Melalui program ini juga memberi kesempatan bagi pengrajin dan pembudidaya bambu Deliserdang berkunjung dan dilatih secara langsung di Provinsi Sichuan China juga tenaga ahli bersedia memberikan pelatihan langsung di Deliserdang. Sedangkan tindaklanjut kunjungan ini akan dibuat MOU antara Pemerintah China tepatnya Provinsi Sichua dengan Pemkab Deliserdang," papar Ramlan. Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan manyambut baik program ini dan percaya akan bisa dikembangkan di Deliserdang karena Deliserdang memiliki keunggulan lahan subur termasuk tanaman bambu, tanaman rotan serta didukung SDM yang cukup banyak.Bahkan geografisnya pun strategis berbatas dengan Selat Malaka didukung fasilitas Bandara Internasional Kualanamu serta Pelabuhan Belawan dan Kuala Tanjung. "Program ini sangat menggembirakan dan rasa syukur bagi Kabupaten Deli Serdang, karena kita banyak memiliki pengrajin bambu di daerah ini.Hanya perlu peningkatan kwalitas saja.Kita siap untuk memfasilitasi program ini sehingga kedepan perekonomian masyarakat Deliserdang semakin meningkat yang tentu bermuara kepada peningkatan kesejahteraan masayakat," jelas Bupati.(BS05)