Indo Livestock 2018: Presiden Jokowi Sambut Baik Pesatnya Perkembangan Peternakan di Indonesia

- Sabtu, 07 Juli 2018 18:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir072018/514_Indo-Livestock-2018--Presiden-Jokowi-Sambut-Baik-Pesatnya-Perkembangan-Peternakan-di-Indonesia-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Presiden Jokowi
Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo mengunjungi Indo Livestock 2018 Expo & Forum di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (06/07/2018). Pameran ini adalah pameran akbar di bidang industri peternakan, kesehatan hewan, pakan ternak, pengolahan susu, dan perikanan.

 

"Tadi saya melihat ini Indo Livestock. Pameran peternakan yang diadakan ini menggambarkan betapa peternakan di negara kita sekarang ini berkembang begitu sangat cepatnya," ujar Presiden kepada jurnalis selepas melihat pameran.

 

Kepala Negara RI ini mengatakan kini produk pascasembelih seperti nugget dan sosis juga sudah mulai banyak yang diekspor. Menurutnya, hal ini merupakan sebuah loncatan di industri peternakan. "Juga produk pascasembelih. Tadi ada nugget, apa lagi tadi, sosis, yang mulai mereka sudah masuk ke Jepang, akan mulai masuk ke Vietnam, akan masuk ke Malaysia. Saya kira ini sebuah loncatan dari industri peternakan yang kita harapkan nanti mampu memperbaiki neraca perdagangan kita karena banyak saya kira orientasinya ke luar, ekspor," ucapnya.

 

Pameran yang dihelat sejak 4 Juli 2018 ini diikuti oleh berbagai pelaku, baik pengusaha, peneliti, pemerhati, produsen, konsumen, dan lembaga pemerintah yang bergerak di sektor peternakan dan perikanan. Peserta pameran juga tidak hanya berasal dari dalam negeri saja, tetapi juga dari luar negeri. "Saya lihat ini banyak perusahaan luar negeri yang ikut pameran tapi banyak juga perusahaan dalam negeri yang sudah mulai juga memperkenalkan peralatan-peralatan modern," lanjutnya.

 

Presiden menyebutkan peralatan modern yang dia lihat pada pameran yang mengusung tema 'Protein Hewani Sumber Kedaulatan Pangan Indonesia dalam Rangka Meningkatkan Pasar Global' ini, salah satunya adalah gelembung mikro yang bisa meningkatkan produksi ikan di kolam hingga 30-40 persen. "Hal-hal seperti ini yang saya kira akan terus dikembangkan karena apapun kebutuhan kita di industri peternakan saya kira masih banyak sekali peluang yang bisa dimanfaatkan oleh dunia usaha, oleh masyarakat kita juga," tuturnya.

 

Selain itu, Presiden juga terkesan dengan beberapa industri peternakan dalam negeri seperti industri peternakan ayam kampung yang mampu menghasilkan hingga 100.000 DOC (Day Old Chick/pasokan bibit ayam pedaging). Padahal, lanjutnya, dulu industri ayam kampung sempat diperkirakan akan hilang.

 

"Saya kira tadi misalnya industri peternakan ayam kampung yang satu bulan bisa memproduksi tadi berapa 100 ribu DOC. Yang dulu kita perkirakan bahwa ayam kampung itu akan hilang, ternyata enggak. Justru produksinya semakin banyak karena ada perusahaan yang bergerak di situ dan ini perusahaan baru tapi produksinya 100 ribu per bulan itu jumlah yang sangat besar," kata Presiden Jokowi yang didampingi Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (Rel)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Lau Simeme

Ekonomi

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Pamukkulu Berkapasitas 82 Juta Meter Kubik

Ekonomi

Sebut Palas Ideal untuk Peternakan, Pj Gubernur Sumut Dukung Pengembangan Peternakan di Palas

Ekonomi

Presiden Jokowi Kunjungi 3 Negara Asean di Awal Tahun 2024

Ekonomi

Langkat Punya SMK Peternakan, Pj Gubernur Sumut Sebut akan Jadi Investasi Besar

Ekonomi

Plt Bupati Langkat Bersama Pj Gubernur Sumut Hadiri Peresmian SMK Peternakan Prof DR H Mohd Hatta